Catatan Kecil UntukNYa........!

Membicarakan sesuatu yang kita cintai memang menyenangkan sepertinya tak akan 
pernah kehabisan cerita ataupun pokok pembicaraan. Demikian juga denganku, rasanya tak pernah bosan dan selalu antusias untuk selalu menyebut namaNya. Dia sumber inspirasi yang tak pernah kering , motivator yang hebat saat kujatuh terpuruk.

Dia yang Maha Lembut,  Maha Indah,  Maha kasih , Maha Adil dan Bijaksana. Rasanya tak kan pernah usai aku memujaNya, menyapaNya , merayuNya . Dia  adalah ketenanganku, kebahagianku . Dan yang pasti  aku sangat mencintaiNya melebihi apapun di dunia ini. Betapa  otakku dibuat sibuk  memikirkanNya, hatiku pun sibuk berdzikir untukNya  dan perasaanku yang selalu  tak menentu  kepadaNya, terkadang aku amat merindukanNya meski aku tahu jika aku  tak akan pernah mampu memandangNya saat ini, namun Firman-firmanNya menguatkan jiwaku.

Dalam kegelisahanku , ketidaktahuanku, ketidakmengertianku tentang perjumpaanku denganNya , aku hanya bisa membayangkan jika kelak aku bisa memandangNya sepuas hatiku , setiap saat , setiap menit bahkan setiap detik, mungkin pandanganku tak pernah lepas dariNya. Semakin aku memikirkanNya semakin aku merindukanNya !


Wahai , Engkau Sang Maha Sempurna , betapa hamba amat terpesona !!!

REMIND FOR MY SELF, THEN FOR OTHERS

Seringkali kita terlalu cinta pada dunia.
Berapa lama waktu dan tenaga kita habiskan untuk memburu dunia, materi ataupun cinta pada sesama mahluk.
Sepertinya waktu 24 jam  yang kita miliki masih terasa kurang.
Begitu sibuknya pikiran kita untuk mencari hal-hal yang bersifat keduniawian hingga panggilan untuk bertemu Rabb  pun terabaikan.
Seakan-akan segala sesuatu kita kendalikan sendiri.
Seolah-olah kitalah penentu dari semua kemajuan dan keberhasilan hidup .
Bahkan terkadang sempat lupa pada Sang Maha Hidup itu Sendiri, larut tenggelam pada indahnya hidup,
dan asyik bercengkerama dengan megahnya dunia daripada Sang penciptanya.
Meski sesungguhnya..................
Dialah Penentu dari usaha-usaha yang kita lakukan.
Dialah Pembuka bagi tertutupnya pintu-pintu rizki kita.
Dialah Pemberi Jalan untuk kebuntuan pikiran kita.
Dialah Petunjuk saat kita kehilangan arah.
Dialah Tempat bersandar bagi lelahnya jiwa kita.
Kadang kita terlanjur lupa bahwa kita hanyalah pemilik semu
dari apa yang kita miliki.
Lupa bahwa tak sedetikpun kita dapat menguasai diri kita sendiri.
Ya, Allah.....ampunilah kami , hambamu yang lemah dan tak tahu diri ini.


Mutiara Yang Tak Jadi Hilang !

Meskipun kurang lebih 2 jam berjemur dibawah sinar matahari untuk mengikuti upacara tapi cukup melelahkan karena  biarpun masih pagi tapi panasnya cukup menyengat. Memang upacaranya sebentar tapi mengatur barisan dan nunggunya itu yang lebih lama.
maka begitu upacara berakhir segera mengambil posisi masing-masing ada yang istirahat, ada yang ngobrol , ada yang makan, ada yang langsung mengerjakan tugas ataupun duduk manis seperti aku , hehe,,,,
Tiba-tiba masuklah si trouble maker , Jhoni . Setelah meminta ijin kepada kami , diapun mulai menyampaikan pengumumannya.
" Ass,,,wr,,,,wb,,,,diumumkan kepada seluruh karyawan dan karyawati bahwa,,,,,," dia berhenti sesaat lalu menatap kami dengan serius, nadanyapun  mencuri perhatian. kamipun jadi diam sepertinya ada hal penting yang ingin disampaikan. Kami menunggu kelanjutannya dengan rasa penasaran yang tinggi sambil menerka-nerka berita apa yang akan disampaikan.
" Diumumkan kepada seluruh karyawan dan karyawati bahwa Mutiara yang hilang milik yuni shara sudah ditemukan sekian , terima kasih, hahaha,,,,," katanya ngakak sambil ngeloyor keluar.
" hhuuuuu,,,,,,,dasar,,,,cah gendeng !!," temenku ngomel-ngomel.
Aku cuma tersenyum,,,yah, ada-ada saja memang tingkah temanku.

SENIN YANG TAK TERLUPAKAN !!!

Pagi itu hari senin, hari dimana  sekolah kami rutin mengadakan upacara . Karena sekolahku merupakan SD kompleks maka yang menjadi petugas upacara dilakukan secara bergilir setiap minggunya. Kebetulan senin ini SD ku yang bertugas dan seperti biasa aku mendapat tugas menjadi dirigent untuk memimpin lagu Indonesia Raya. Ketika giliranku tiba dengan penuh percaya diri akupun ambil suara " Hiduplah Indonesia Raya aaaaa,,,,,,," aku lihat sebagian peserta upacara tersenyum serentak , tapi aku tak ambil peduli tetap konsentrasi dengan tugasku hingga selesai dan aku masih enjoy saja hingga  saat upacara berakhir teman-teman baikku pada cengengesan sambil menghampiri aku " Tumben suaramu  gemeteran yan,,,,kenapa ? " 
aku kaget ,  gemeteran ? bagaimana bisa ? itukan tugas rutinku menjadi dirigent  tiap SD ku yang mendapat giliran bertugas, dan perasaan aku sudah melaksanakannya dengan baik , secepat kilat aku koreksi diri dan,,,akhirnya aku sadar, aku telah melakukan kesalahan maksud hati ingin ikut-ikutan / meniru teman SD lain yang memiliki suara bergelombang tapi malah seperti suara orang gemeteran, duh,,,,malunya ! benar-benar bodoh , hahaha,,,,,,

BROWNY , THE LUCKY DOG

Aku ingin membagi pengalaman spiritual tentang " keberadaan Allah " meski ini mungkin kurang menarik karena bagi orang-orang beragama  sudah tentu amat meyakini hadirnya Tuhan di kehidupan kita. Ini berawal dari saudaraku yang bersikeras ingin memelihara Anjing , binatang yang menurut aku tidak tepat untuk dipelihara karena kami adalah muslim namun karena keinginan yang kuat dari saudaraku  untuk memelihara binatang tersebut terpaksa aku mengijinkan meski dengan perasaan malas dan takut kena najis ,aku selalu memberi makan dan minum dengan teratur itu semata-mata karena rasa kasihan dan sebagai bentuk tanggung jawab karena memeliharanya saja tanpa rasa kasih sayang sedikitpun. Nama Anjing itu Whitney dan Browny sesuai warna bulu mereka masing-masing , waktu berlalu dengan cepat anjing yang dulunya bayi kini sudah mulai menyalak dengan nyaring jika sedang kelaparan dan ini membuatku sedikit takut tapi bagaimana lagi saudaraku masih bersikeras  mempertahankan mereka. 
Pada suatu hari Browny berlari-lari , sibuk bermain sendiri dan entah bagaimana awalnya tahu-tahu aku mendengar dia mengerang kesakitan dengan suara yang amat memelas , aku kaget bergegas melihatnya dan,,,,,ya Allah , ternyata kepalanya terjepit  diselokan kecil , hatiku berdegup keras , bingung bagaimana cara menolongnya ,perasaanku bercampur baur antara kasihan , takut , otakku betul-betul blank setelah berkali-kali aku coba tarik / angkat kepalanya dia meringkik kesakitan , 1x , 2x dan seterusnya tetap tak bisa mengeluarkan dari selokan itu , keringat dinginku mulai keluar membasahi pori-poriku  , air mataku jatuh tak terbendung lagi melihat penderitaannya, badanku lemas ,  aku benar- benar takut kalau dia akan mati .
Ditengah keputus asaanku aku memohon " Ya , Allah tolonglah Anjing ini , saya tidak akan sanggup melihat dia mati didepan mataku dengan cara seperti ini, meskipun dia binatang yang tidak aku sukai tetapi dia adalah mahlukMU, kasihanilah dia, selamatkan dia ,aamiin " aku berdoa berulang- ulang dengan cucuran airmata dan kepasrahan yang tinggi lalu seperti ada yang menuntunku untuk mencoba mengangkat kepalanya dan,,,,,,upsh,,,,ternyata begitu mudahnya aku menariknya, aku bersorak kegirangan tentu tak lupa mengucap syukur kepada Allah, bahagiaku begitu lepas , benar-benar tak bisa aku percaya Allah telah mengabulkan doaku seketika dan ini mengguncang batinku , pengalaman batin yang tak terlupakan meski ini terjadi begitu lama tapi masih tetap segar dalam ingatanku.
Terima kasih Tuhan , Engkau telah menunjukan KeberadaanMU melalui peristiwa yang sederhana ini,

Search For The Existence of GOD

Bagi aku membahas tentang " keberadaan Allah " selalu menjadi topik yang menarik untuk dikupas. Kali ini aku ditanya  oleh teman non muslimku, dia seorang yang taat pada agamanya dan kami saling menghormati agama masing-masing.

Pertanyaan yang dia ajukan membuatku agak heran dan sedikit membuatku bingung tentang keyakinannya akan keberadaan Tuhan di dunia ini. Dia bertanya kepadaku " Apa yang membuatmu percaya bahwa tuhan itu ada, bahwa tuhan itu membuat Syurga dan neraka , bukankah kamu belum pernah melihatnya ? apakah itu masuk  akal ? bukankah itu hal yang tidak rasional ? " tetapi disisi lain menurutnya keyakinan ( Tuhan ) itu hanya perlu diimani saja meskipun itu tidak rasional dan tidak perlu bukti fisik . Hm...membingungkan !

Dengan sebisaku akupun menjawab bahwa Sebenarnya semua pertanyaan itu ada jawabannya di dalam Al Qur'an ( Siapa dan bagaimana sosok Tuhan itu, tentang gambaran syurga & neraka dll ) tapi aku akan menjawabnya dengan akal pikiranku saja , kata siapa kalau tuhan itu tidak bisa di terima oleh akal dan pikiran,kalau tuhan itu tidak rasional !
  1. Kita tinggal di planet / bumi yang sama dengan udara , matahari, bulan dan bintang yang sama tentunya tetapi mengapa postur tubuh  , warna kulit, warna rambut dan warna mata kita berbeda ?
  2. kita makan makanan yang sama , sayuran , buah-buahan  dan air yang sama tetapi kenapa tingkat kesehatan kita berbeda ?
  3. Kenapa dari sekian milyar manusia tidak ada satupun yang mempunyai sidik jari yang sama ? sementara darahnya hanya terbagi dalam 4 golongan saja , Subhan Allah ! benar-benar menakjubkan !
  4. Mengapa  umur dan waktu kematian kita berbeda meskipun kita tinggal  dalam kandungan dengan waktu yang sama ?
Jika dunia ini hanya ditentukan oleh FAKTOR ALAM saja seharusnya semua manusia  yang ada di bumi ini memiliki kesamaan baik postur, warna, bahasa, umur dll.

Melihat realita kehidupan dunia sekarang  ini dengan berbagai macam bangsa, ras , suku , bahasa dll. 
Maka jelas disini bahwa ada faktor lain diluar alam itu sendiri , terlebih lagi melihat keteraturan , keseimbangan alam ini berlangsung,  jelas sekali bahwa itu semua ada yang mengatur atau yang menciptakan , siapa lagi kalau bukan Tuhan yang maha Esa. 







THEORY OF PROFIT AND LOSS

Suatu ketika aku berdialog dengan seorang atheis meski aku tidak tahu pasti apakah dia benar seorang atheis murni atau penganut aliran tertentu yang pasti dia mengklaim bahwa dirinya adalah atheis. Kami berdialog cukup panas , dia bersikukuh dengan teori evolusinya Darwin sementara aku membanggakan Firman-firman Allah ( Al Qur'an ). 

Meskipun kedodoran menjawab pertanyaan yang aku ajukan tetapi tetap ngotot tidak mengakui keberadaan Tuhan , diantaranya jika alam ini hasil evolusi ( manusia, hewan dll ) mestinya sampai sekarang masih berlangsung tetapi buktinya setelah ribuan tahun berlalu tidak ada perkembangan / perubahan contoh kecilnya  domba pada jaman dulu masih sama dengan domba yang kita lihat sekarang , tidak berubah menjadi kerbau atau apa .

Tapi , yah,,,sudahlah aku sendiri toh tidak rugi   , sebenarnya aku hanya berusaha untuk mengingatkan sebagai sesama mahluk ciptaanNya saja. Namun ketika aku menyampaikan teoriku, sebuah teori sederhana yang aku namakan Teori Untung Rugi , ternyata tak ada 1 pun yg berkomentar padahal biasanya langsung nyambar saja begitu ada status baru terkait Islam, Muslim atapun Allah SWT . Mungkin tertidur apa yah :D pikirku waktu itu
ini teori untung rugi versiku :
  1. Jika Atheis menganggap bahwa alam  ini tercipta dengan sendirinya dan menolak kehadiran Tuhan  karena tidak bisa dilihat oleh mata. Maka muslim ( aku ) menolak anggapan ini karena harus ada penjelasannya bagaimana alam ini tercipta sehubungan dengan klaim Allah bahwa Dialah sang pencipta alam semesta ini melalui firman-firmanNya.
  2. Jika Alam tidak menuntut kita ( manusia ) untuk berbuat sesuatu kepadanya tetapi Allah menuntut kita untuk beribadah dan mentaati perintahNya
  3. Alam tidak memberikan sangsi / hukuman kepada kita karena tidak percaya bahwa alam tercipta dengan sendirinya sementara Allah akan memberikan hukuman / balasan  ( neraka ) bagi siapapun yang mengingkari keberadaanNYa ( kafir ).
Maka jika tiba saatnya nanti bumi ini berakhir / kiamat
  1. Jika yang benar adalah Alam maka Atheis Tidak Diuntungkan sementara Muslim pun Tidak  Dirugikan karena tidak ada sangsi yang harus ditanggung / diterapkan kepada mereka.
  2. Jika yang benar adalah Muslim  ( aku percaya 100% ) maka Atheis dirugikan karena akan mendapat Adzab / neraka dari Allah sementara bagi muslim tentu ini hal yang menguntungkan .
  3. Kesimpulannya Muslim selalu diuntungkan terkait dengan masalah diatas.
Demikian teoriku, biar sederhana tetapi membuat teman dialogku cuma diam ( speechless ) :D

" AZZA "


DALAM DIAM :

ku menyapaMU
ku memujaMU
ku rasakan kasihMU
ku merajut doa
ku coba memahamiMU
ku berusaha mendekatiMU
ku lukis mimpi
ku menggali makna
ku melepas rindu
ku belajar ikhlas
ku mencari,,,,,,
ku coba berkomitmen,,
ku berdialog,,,,,
ku tersenyum dan menerima
dalam diam pula ,,,,,,
ku mengharu biru,
berpasrah diri padaMU
karena,,,,,,,,,,
hanya Engkau yang dapat menghapus air mataku

SUARA HATI

cintaku, untuk yang terbaik dalam hidupku
adalah mengenalMu
aku melihat matahari, melihat bulan 
menambah kekagumanku
aku merasa damai, merasa tenang
semua mewarnai hatiku
cintaku , untuk cinta yang sejati
adalah mencintaiMu
aku melihat langit, melihat dunia
itu menunjukan diriMu
aku membaca firmanMu, mengamati ciptaanMu
semua membuka pikiranku
cintaku, untuk yang abadi dalam hidupku 
adalah namaMu, menggetarkan jiwaku
aku melihat bulan , melihat bintang
menambah pesonaMu

(hanya dengan mengingatMU, hati mejadi tenang )



TENTANG MU



aku ada karnaMU
aku bahagia,sedih,menangis dan tertawapun karnaMU
sekecil apapun itu tak kan pernah luput dari pandanganMU
dan sebesar apapun itu tak kan bisa  melebihi kebesaranMU
Kaulah pendesain terhebat dari  seluruh  jagat raya
Kaulah lambang kasih sejati                                                    
Melebihi kisah cinta    yang merajai dunia ini
Kaulah terindah dari  yang paling indah
ENGKAU…………………………………………………………………………
Sungguh…………….. tak  terkatakan !

 ( Dk slm, 11 mrt 2012 ,    ku yg meridukanMU )


Girls First or The Money First ?

Sambil mengerjakan tugas yang harus kuselesaikan tepat waktu, konsentrasiku terbagi jadi 2 , sebagian mendengarkan obrolan teman-temanku yang lagi tebak-tebakan, sebagian lagi pada pekerjaanku. Meski aku coba untuk fokus pada laporan yang sedang aku buat , mau tak mau percakapan mereka tercuri juga oleh telingaku karena volumenya yang tinggi.

Sesekali aku tersenyum merespon obrolan mereka. " Gus, sekarang aku serius nih , aku mau tanya jika kamu disuruh milih diantara 2 pilihan ini, kamu pilih yang mana ? Cewek Dulu atau Uang Dulu ? " tanya Wawan  serius .

 "Nggak, lah...malas aku " Jawab Agus yang sudah beberapa kali KO , kalah set dengan Wawan.

 " Enggak , ini beneran, sebagai cowok yang lagi jomblo , seandainya saat ini kamu disuruh milih , kamu pilih yang mana ? Cewek Dulu apa Uang Dulu ?" desaknya serius. Rupanya Agus terpancing juga untuk memberikan pilihannya.

" Oke, aku pilih cewek dulu dong,,,," jawabnya santai sambil nyengir . Yah,,,aku sih maklum karena posisi dia saat itu lagi tidak punya kekasih. Aku masih cuek, no comment !!!

Tanpa aku duga Wawan tertawa ngakak memecahkan konsentrasiku dan mengalihkan perhatianku ke mereka. " Ambil tuh , nenek nenek,,,,," timpalnya masih dengan tawa bahagia. " Kamu tahu ngga , Cewek Dulu itu artinya Cewek pada jaman dulu ( sekarang sudah jadi nenek ) sedang Uang Dulu itu Uang pada jaman dulu ( sekarang sudah tidak berlaku lagi ) " sambungnya.

 " Ha,,,ha,,,ha,,," kali ini tawa kecilku lepas. " Ah,,,sialan kau " umpat Agus dengan nada setengah jengkel dan sedikit malu tapi tetap tertawa berbaur dengan tawa kami.

PUISI CINTA ( 02.30 WIB )

Aku masih sibuk memikirkanNya
Dingin semakin menebal menembus kulitku
Detikpun terasa begitu merayap 
Perlahan kusapa Bulan yang tersenyum dengan sinar redupnya
Kurasakan ada sedikit rasa menyebar keseluruh pori-poriku
Meski tak bisa kuurai , aku menikmatinya
Kutepis sisa air yang masih melekat di jemariku
Dan,,,
Segera kubergegas tak ingin kehilangan waktu,
karena,,,
aku tahu saat aku mendekatiNya, Diapun berlari menyambutku 
Hal yang aku nanti kini telah sampai
Moment pertemuanku denganNya !!!
  

BAHASA JAWAKU ternyata masih MERAH

Aku tengah asyik menonoton tv ketika kudengar suara orang mengetuk pintu , dengan malas aku menyahut " masuk saja " ketika kurasakan orang itu masuk keruanganku aku segera menoleh , ternyata dia nenek Sandi  yang tinggal disebelah rumahku. Aku tersenyum menyambutnya sambil mempersilahkan duduk , sudah menjadi kebiasaan routinnya jika siang suka melihat tv di rumahku .
Setelah beberapa saat aku menoleh kearahnya , melihat beliau masih duduk dilantai seperti posisiku, akupun bilang kepadanya " Mbah,,,,lenggahe teng ngandap mawon " beliau tak bereaksi masih sibuk menatap layar tv. yah,,,sudahlah jika nggak mau batinku. Akupun melanjutkan lagi melihat acara tv yang kulihat semakin seru dan menarik.

Kulihat nenek Sandipun antusias melihat acaranya sementara aku bolak - balik menatapnya, ada sesuatu yang mengganggu perasaanku , aku tidak ingin nenek itu kedinginan ataupun merasa tidak nyaman lagian rasanya juga  kurang pantas jika beliau harus duduk dilantai. Segera aku membujuk lagi " nek,,,lenggahe teng ngandap mawon " berkali kali aku meminta kepada beliau tetapi nenek sandi masih saja tak menggubris rengekkanku .

Tiba-tiba dari dapur ibuku tergopoh-gopoh masuk menghampiri kami, rupanya ibu mendengar kata-kataku. " maksudmu gimana yan ? " katanya. " aku minta nenek sandi suruh duduk diatas ( kursi ) tapi dari tadi aku bujuk tidak mau , bu " jawabku.

Ibuku cuma tersenyum " Bagaimana mau duduk di atas , kalau kamu bilangnya, lenggah teng andap mawon  itu artinya duduknya dibawah saja " sahutnya. upsss,,,, Aku segera sadar, pantesan ! Dengan rasa malu dan menyesal aku segera meminta maaf pada nenek sandi , tetangga sebelah yang sudah aku anggap sebagai nenek sendiri . hm,,,,niatnya ingin menghormati orangtua dengan berbicara bahasa jawa ( krama ) tapi ternyata,,,,,,,,,,bahasa jawaku masih perlu remidi ha ha ha,,,,,

Sesak Napas ? Obati saja dengan Telur Asin !!!!

Daripada bengong , iseng-iseng aku corat -coret di blog sendiri dan ingatanku mundur beberapa tahun yang silam. Seperti film berdurasi pendek kejadian itu seperti merefresh memoriku. Sore itu ayahku sesak napas karena asmanya sedang kambuh, sebagai pertolongan pertama sebelum periksa ke dokter biasanya beliau mengkonsumsi obat warungan yaitu NAPACIN.

Awalnya aku sangat tersiksa melihat keadaan ayah seperti itu tapi karena hampir setiap saat asmanya kambuh lama kelamaan perasaanku mulai berdamai dengan kondisi beliau yang memiliki sakit asma  kronis.

Ibuku pun segera menyuruh adikku , kebetulan dia baru saja pulang dari bermain sepeda, dan dengan sigap diapun mengayuh sepedanya lagi untuk membeli napacin di toko yang berjarak 75 meter dari rumah
.
Beberapa saat kemudian dari jauh aku dengar dia berteriak girang " Bu, ibu,,,,,,ini telur asinnya ! besar-besar banget lho,," katanya. " Haa,,,,,,telur asin ???" batinku kaget. Hampir bersamaan aku dan ibuku keluar dari ruangan masing -masing untuk menyambut adikku.

kulihat dia membawa 2 telur asin dengan wajah gembira. Aku cuma melongo , mau marah tak tega melihat wajah polosnya.   Akhirnya tawaku pecah disusul ibuku sementara adikku menatap kami kebingungan. " oh, Adi, Adi,,,mentang mentang suka pada Telur Asin , disuruh beli Napacin dapatnya Telur Asin " kata ibuku. " oh,,Napacin, kirain Telur Asin,,," gumam adikku dengan nada sedikit sesal.

Entri yang Diunggulkan

My writing Is My expression ...

Menulis adalah salah satu kegiatan yang aku  sukai sejak dulu bahkan sejak aku  masih duduk di bangku SMP .  Pada waktu itu menulis puisi a...