Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

GOD ( Allah SWT ) created man with 4 ways




a. Nabi Adam diciptakan tanpa  ayah dan ibu ( tanpa  unsur laki-laki dan perempuan )
b. Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam ( tanpa unsur perempuan )
c. Nabi Isa diciptakan hanya lewat ibu ( tanpa unsur laki-laki)
d. Selain ke 3 orang diatas diciptakan melalui ayah dan ibu ( melalui  unsur laki-laki dan perempuan )

" Hai sekalian manusia , bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri ( Adam ), dan dari padanya Allah menciptakan isterinya: dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakan  laki-laki dan perempuan yang banyak.Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan ( mempergunakan ) namaMya kamu saling meminta satu sama lain dan ( periharalah ) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu "  ( Qs. An Nisa :1 )



" " Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam kitab (Al Quran ), yaitu ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur (Baitulmaqdis),"

" Lalu dia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka dia menampakkan diri di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna."


" Dia (Maryam) berkata, "Sungguh, aku berlindung kepada Tuhan yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa”

" Dia (Jibril) berkata, "Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menyampaikan anugerah kepadamu seorang anak laki-laki yang suci.”

Dia (Maryam) berkata, "Bagaimana mungkin aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada orang (laki-laki) yang menyentuhku dan aku bukan seorang pezina!"

 "Dia (Jibril) berkata, "Demikianlah.” Tuhanmu berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku, dan agar Kami menjadikannya suatu tanda (kekuasaan Allah) bagi manusia dan sebagai rahmat dari kami; dan hal itu.adalah suatu urusan yang sudah diputuskan.” 

" maka dia ( Maryam ) mengandung, kemudian dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ketempat yang jauh )"

( Qs. Maryam : 16)

Dari ayat-ayat tersebut dapat kita pahami tentang penciptaan manusia, bahwa manusia diciptakan Allah dengan berbagai versi. Tentu hal ini menunjukan betapa mudahnya bagi Allah untuk sekedar menciptakan manusia sekaligus memperlihatkan betapa hebat dan besarnya Allah dihadapan kita sebagai mahlukNya. Kebesaran Allah dalam menciptakan manusia juga bisa kita lihat dari beberapa firman-firmanNya diantaranya :


" Berapa banyak umat yang telah kami binasakan sebelum mereka, sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap dipandang mata " ( QS Maryam :74 )


" Maka tidaklah menjadi petunjuk bagi mereka ( kaum musrykin ) berapa banyaknya kami membinasakan umat sebelum mereka, padahal mereka berjalan ( dibekas-bekas ) tempat tinggal umat itu ? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal " ( QS. Thaha: 128 )


Allah dalam menciptakan manusia,  bukan hanya CARANYA saja yang BERBEDA tetapi juga Jenis nya,  dengan bermacam-macam Suku, Ras, Bangsa dll  dengan tujuan agar kita saling mengenal satu sama lainnya , seperti dalam firmanNya.


 "  Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal " ( QS. Hujurat :13 )


 Demikian menurut pendapat saya tentang Bagaimana cara  Allah menciptakan manusia dengan merujuk pada Firman-firmanNya.









The Brain, The Gift Of God which Can be Mislead To People

Berbicara tentang kenikmatan yang telah Allaah berikan kepada kita , memang kita tidak akan dapat menghitungnya . Mulai dari tubuh dan organ – organ  kita sendiri  seperti :  jantung, paru – paru, ginjal, kulit, mata, gigi, rambut dll . Jika di uangkan berapa itu nilainya , jika yang palsu saja mencapai  miliaran rupiah , apalagi yang asli tentu tak ternilai harganya karena hanya Allaah saja yang bisa membuatnya.

Bisa dikatakan nilai  satu  tubuh  seseorang  dapat mencapai ratusan juta milyar rupiah. Meskipun sesungguhnya  tubuh kita memang tidak ternilai karena seberapapun jumlah uangnya tidak akan cukup untuk menggantinya / menghargainya.

Belum lagi tanaman  dan binatang ( dengan berbagai jenis, corak , warna dan rasa  ),  lingkungan untuk mendukung kehidupan kita, serta  alam raya ini , planet, bulan , bintang , matahari dll. Subhannallaah..................tak terhitung !!!

 ( 7  : 10. ) ”  Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di                                muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber)                        penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur “.

( 6 : 23 ) “ Katakanlah: "Dia-lah Yang menciptakan kamu dan  menjadikan                          bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (Tetapi)                                      amat sedikit kamu bersyukur “.

 ( 76 : 3.) “ Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang                   bersyukur dan ada pula yang kafir “.

( 39 : 66 ) “ Karena itu maka Allaah saja ( yang ) kamu sembah dan hendaklah                    kamu termasuk orang – orang yang bersyukur “.

(  2 : 152 )  “  Karena itu , ingatlah kamu kepada-Ku niscaya  Aku ingat ( pula )                   kepadamu. Dan bersyukurlah kepada-KU, dan janganlah kamu                         mengingkari ( nikmat ) Ku “.

(  2 : 172 ) “ Hai orang – orang yang beriman !, Makanlah diantara rezeki yang                     baik – baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah                               kepada Allaah , jika benar – benar hanya kepada- Nya kamu                             menyembah “.

(  3 : 144 )  “ Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah                        berlalu sebelumnya beberapa rasul. Apakah jika dia wafat atau di                      bunuh kamu berbalik kebelakang ( murtad ). Barang siapa yang                        berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan                                  mudarat kepada Allaah sedikitpun, dan Allaah akan memberi                            balasan kepada orang – orang yang bersyukur “.

Contoh simple :  bagaimana kita memejamkan mata saja sudah melibatkan banyak hal , mulai dari otak, dan ratusan juta sel syaraf yang terdapat pada mata itu sendiri dengan bagian – bagiannya. Coba kita bayangkan seseorang yang tidak bisa memejamkan mata atau tidak bisa tidur, betapa tersiksanya dia,  matanya selalu terjaga siang dan malam selama  berhari – hari , karena fungsi syarafnya yang tidak berfungsi dengan baik atau karena hal lain.

Bagi kita yang mempunyai tubuh yang sehat dan normal, kadang lupa bahwa sesungguhnya kesehatan dan kenormalan tersebut merupakan kenikmatan  dan  karunia Allaah yang tak ternilai. Kita terlanjur menganggap bahwa itu adalah hal yang wajar / biasa. Kita bisa bernafas dengan mudah, berjalan dengan mudah , berbicara dengan mudah , segala sesuatu dikerjakan dengan mudah seolah - olah merupakan bagian dari kehidupan itu sendiri . Padahal jika bukan karena Allaah atau jika tanpa   seizin Allaah, maka tubuh kita tidak memiliki daya apapun. Mungkin seperti baju yang nglumbruk di kasur , jangankan berjalan untuk duduk saja mungkin tidak mampu.

Dalam firman- firman- Nya, Allaah  sering  menyindir kita ,  hamba – hambanya yang kurang bersyukur , dan salah satu surat yang memuat hal tersebut seperti dalam QS. Ar – Rahman. Allah bertanya kepada kita “ Lalu nikmat Tuhan kamu  yang manakah  yang engkau dustakan ? “ ayat itu di ulang sampai 31  ( tiga puluh satu ) kali.

Bagi seseorang yang mempunyai keimanan yang kuat mungkin akan berpikir atau dijadikan  sebagai bahan evaluasi diri tentang banyaknya kenikmatan dan karunia Allaah yang telah diterima selama ini , kemudian akan mempertebal  ketaqwaannya kepada Allaah . Tetapi bagi orang – orang yang masih tipis imannya , ayat tersebut dianggap hanya sebagai angin lalu saja.

“ Katakanlah ( Muhammad ) :  “ sekiranya lautan menjadi tinta untuk menulis kalimat – kalimat Rabbku, sungguh habislah lautan itu sebelum selesai ( penulisan ) kalimat – kalimat Rabbku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu ( pula ) “. ( 18 : 109 ).

Diantara sekian banyak hal yang mengagumkan saya  adalah otak , bagian dari tubuh manusia yang memiliki berat antara 1,300  – 1,400 gr. Bagiku  begitu hebat dan dahsyat. Karena dialah yang mengatur semua keperluan hiidup kita, bernafas, berbicara, berjalan, tidur , tertawa, menangis, bahagia, sedih , kecewa , berpikir , mengambil keputusan , mengatur keindahan ,dll.

Dari buku yang pernah saya baca , otak manusia  memilki 100.000.000.000. ( seratus milyar ) sel. Wow.... bayangkan !  Jumlah yang sangat fantastis  ! saya belum pernah melihat benda sejumlah itu dalam satu  blok / tempat , apalagi  dalam bentuk uang ha,ha, ha ..

Sel otak tersebut dapat berfungsi dengan baik jika terjadi koneksi ( hubungan ) antar sel . koneksi antar sel  ini kemungkinan bisa mencapai antara 1 s/d 20.000 koneksi, tergantung bagaimana kita bisa menggali , menggunakan mengembangkan otak kita . Semakin kita sering melatih / menggunakan otak tersebut semakin besar terjadinya koneksi antar sel.


Berpikir merupakan salah satu cara mengembangkan koneksi antar sel. Semakin sering kita berpikir , semakin banyak koneksi antar sel yang terhubung. Sebaliknya semakin jarang kita menggunakan otak / jarang berpikir berakibat kurangnya koneksi antar sel, sehingga berpotensi kita jadi pelupa.

Tetapi otak yang tidak digunakan dengan baik, dapat juga mendatangkan malapetaka. Berpikir tanpa dilandasi agama dapat melahirkan kesombongan . Apalah artinya kita memiliki otak yang cerdas bila dalam hidup kita tidak bisa mensyukuri nikmat - nikmat Allah yang kita terima. Bila kita tidak mau menggunakan otak kita dalam berpikir maka akan mudah sekali disesatkan oleh setan, diantaranya yaitu mengingkari keberadaan Tuhannya.

Otak,  salah satu karunia  Allaah yang  diberikan kepada kita. Dengan otak kita bisa berpikir , memilah dan membedakan mana yang baik dan buruk, yang benar dan yang salah dll. Melalui otak juga Allaah berharap kepada hamba – hamba-Nya agar dapat berpikir dengan jernih, untuk menggunakannya dalam mencari kebenaran yang hakiki,  menemukan Tuhan yang sesungguhnya diantara sekian banyak tokoh / figur yang di Tuhankan di dunia ini.


Have we included those who fear HIM ?

Dalam firman-Nya , berkali – kali Allaah memerintahkan kita untuk menjadi orang yang bertaqwa kepada-Nya.
“ Wahai orang – orang yang beriman ! Bertaqwalah kepada Allaah sebenar – benar taqwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim “ ( QS. Ali Imran ; 102 ).
“ Wahai orang – orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertaqwalah kepada Allaah agar kamu menjadi beruntung “ ( QS. Ali Imran : 130 ).
“ Wahai orang – orang  yang beriman ! diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa  “ ( 2 : 183 ).

 “ Di wajibkan atas kamu , apabila maut hendak menjemput seseorang diantara kamu, jika dia meninggalkan harta, berwasiat untuk ke dua orang tua dan karib kerabat dengan cara yang baik, ( sebagai ) kewajiban bagi orang – orang yang bertaqwa “ ( QS. Ali Imran  : 180 ).

“...............Sebaik – baik bekal adalah taqwa “ .( QS. Ali Imran : 197 ).

“ Dan jika mereka beriman dan bertaqwa , pahala dari Allaah pasti lebih baik, sekiranya mereka tahu “. ( Qs. Al – baqarah : 103).

“ Wahai orang – orang yang beriman ! Bertaqwalah kepada Allaah dan tinggalkan sisa riba ( yang belum dipungut ) jika kamu orang yang beriman “. ( QS. Al – Baqarah : 278 ).

" Wahai orang - orang yang beriman ! Bertaqwalah kepada Allaah dan carilah wasilah ( jalan ) untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah ( berjuanglah ) di jalan-Nya, agar kamu beruntung ". ( Qs. Al - Maidah : 35 ).

" Wahai orang - orang yang beriman ! janganlah kamu menjadikan pemimpinmu orang - orang yang membuat agamamu jadi bahan ejekan dan permainan, ( yaitu ) diantara orang - orang yang telah diberi kitab sebelummu dan orang - orang kafir . Dan bertaqwalah kepada Allaah jika  kamu orang - orang yang beriman " ( Qs. Al - Maidah : 57 ).

' Wahai orang - orang yang beriman ! Bertaqwalah kamu kepada Allah, dan bersamalah kamu dengan orang - orang yang benar ". ( QS. At -Taubah:119).

Pengertian secara umum tentang taqwa adalah Melaksanakan perintah Allaah dan menjauhi segala larangan-Nya, dimanapun , dalam hal dan keadaan apapun .

Yang menjadi pertanyaan saya , Mengapa Allaah seringkali mengawali  dengan kalimat “ wahai orang – orang yang beriman ! terkait dengan masalah taqwa. Apakah  mungkin karena untuk bersikap taqwa itu tidaklah mudah, dan hanya bagi orang – orang yang beriman sajalah yang mampu melaksanakan taqwa dengan sebenar- benarnya  taqwa ?

Taqwa sesungguhnya berada di dalam hati dan di aplikasikan melalui sikap dan perbuatan.

“ Demikianlah ( perintah Allaah ), dan barang siapa yang mengagungkan syiar – syiar ( perintah dan larangan ) Allaah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan ( dalam ) hati “. ( QS. Al – hajj : 32 ).

Dalam kita bersikap , seringkali anggauta tubuh kita dapat menahan sesuatu tetapi terkadang hati tidak dapat menahannya, ini karena hanya Allaah saja yang menguasai hati seseorang.

“ Dan ketauhilah bahwa Allaah membatasi ( menghalangi ) antara manusia dan hatinya “ ( QS. Al – Anfaal : 24 ).

Rasulullah Saw bersabda “ Sesungguhnya hati manusia berada diantara dua jari dari jari – jari Ar- Rahman ( Allaah ), seperti hati yang satu , yang Dia akan membolak – balikkan hati tersebut sesuai kehendak-Nya “.  Kemudian Rasulullah Saw berdoa “ Wahai Allah yang membolak –balikkan hati , palingkanlah hati kami untuk ( selalu ) taat kepada-Mu “.

Maka dapat dipahami bahwa hati memegang peranan yang sangat penting agar dapat menuju ketaqwaan yang hakiki. Sementara hati sendiri dipegang mutlak oleh Allaah, oleh karenanya  memang tidak ada cara lain selain memohon kepada Allaah agar hati senantiasa ditautkan hanya kepada-Nya . Jika Rasulullah saja masih memohon kepada Allaah agar tidak dipalingkan hatinya terlebih kita yang manusia biasa.

Keutamaan sikap taqwa :
a.   Allaah menyediakan syurga bagi orang yang taqwa .
      “ Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari TuhanMu dan                                     mendapatkan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang    disediakan bagi orang – orang yang bertaqwa “ ( QS . Ali Imran : 133 ).
b.   Allaah mencintai orang – orang yang taqwa. ( Qs. Ali Imran : 159 )
c.   Allaah menyukai orang – orang yang taqwa.( QS. At –Taubah : 4 ).
d.   Allaah bersama orang – orang yang taqwa ( QS. At – taubah:123).  
e.   Allaah akan memberi kita furqon  ( kemampuan membedakan antara yang baik dan batil ) , menghapus kesalahan  dan mengampuni dosa – dosa kita  ( QS. Al - Anfaal : 29 ).
f.     Orang – orang yang bertaqwa berada dalam syurga ( QS. Adz- Dzaariyat : 15 ).

Orang – orang yang bertaqwa ( berdasarkan firman – firman Allaah )  diantaranya yaitu :
# Orang yang beriman kepada Allaah, hari akhir, malaikat – malaikat, kitab – kitab dan nabi – nabinya.
# Orang yang memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang – orang miskin, orang – orang yang dalam perjalanan, peminta – minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya.
# Orang yang menunaikan salat dan melaksanakan Zakat.
# Orang – orang yang menepati janji apabila berjanji.
# Orang – orang yang sabar dalam kemiskinan, penderitaan, dan masa peperangan.
# Orang yang berinfak , baik di waktu lapang maupun sempit.
# Orang – orang yang menahan amarahnya dan memaafkan ( kesalahan ) orang lain.
# Orang yang berlaku adil.
# Orang –orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri , ( segera ) mengingat Allaah , lalu memohon ampunan atas dosa – dosanya.
Tetapi tidak berarti bahwa perbuatan atau sikap yang tampak dari luar seseorang menunjukan ketaqwaan yang sesungguhnya karena bisa jadi ia dalam melakukan suatu perbuatan / sikap tersebut mempunyai unsur riya atau pamrih atau untuk tujuan lain, bukan karena Allaah.

Maka yang tahu pasti apakah orang tersebut tergolong orang yang bertaqwa ataupun tidak , hanyalah Allaah . Karena ketaqwaan yang sejati berada di dalam hati ( tidak bisa berbohong ) sementara yang mengetahui persis isi hati seseorang adalah Allaah SWT.


Reading as a means to sharpen memory

Banyak ahli neurologi menekankan bahwa membaca adalah  cara paling sederhana untuk merekat daya ingat. Satu hal yang membanggakan dari maraknya berselancar di dunia maya dewasa ini entah facebook, twiter ataupun blog dll adalah dengan seringnya membaca  medsos tersebut selain untuk hiburan  berfungsi  juga untuk mempertajam  daya ingat .

Membaca merupakan kebutuhan penting yang sangat mendesak untuk dilakukan. Tidak penting darimana sumber bacaan yang anda dapatkan, yang penting adalah seberapa besar kemampuan anda untuk membaca.

Tidak penting seberapa lama anda membaca , yang penting adalah seberapa banyak yang bisa anda dapatkan dari apa yang anda baca.

Pertanyaannya  sekarang adalah  apa saja yang sudah anda baca ? Bagaimana minat baca anda ? Bagaimana cara anda membaca ? Apakah hanya sekedar mengeja kalimat demi kalimat ? Apakah sekedar untuk menghabiskan waktu , semisal membaca buku setebal 500 halaman dan setelah itu anda lupa apa yang telah anda baca? Apakah membaca semata-mata untuk kesenangan belaka bagi anda dan setelahnya anda tidak mendapatkan perubahan berarti dalam hidup anda dari kebiasaan itu ?

Lantas bagaimana membaca itu dapat meningkatkan / menguatkan daya ingat anda ? Ini dia rahasia lain yang saya temukan dari orang – orang yang tidak sekedar membaca.

a.  Cari tahu apa sebenarnya yang ingin anda baca. Tentukan informasi apa yang sedang anda butuhkan, misalkan mencari di buku, majalah atau sumber bacaan apa yang menyediakan informasi yang ingin anda ketahui itu.

b.  Rencanakan strategi membaca anda.
Setelah anda mendapatkan sumber bacaan tersebut , rencanakanlah dari mana anda akan mulai membacanya, kapan waktu memulai dan selesai membacanya, dan apakah ada informasi spesifik yang bisa anda simpan ?

c.   Pahami anatomi bacaan anda.
 Andaikan membaca sebuah buku , pelajari dulu sistematika penulisannya. Baca daftar isi, kata pengantar atau petunjuk lain yang menggambarkan apa  dan bagaiman isi buku tersebut. Jika anda membutuhkan informasi yang spesifik sementara waktu terbatas, anda bisa langsung kebagian yang anda butuhkan. Lebh arif jika anda membaca perparagraf daripada memilah bacaan , siapa tahu informasi yang anda butuhkan malah terlewati. Tandai bagian yang anda  anggap penting.

d.  Bacalah dengan cara yang bervariasi.
Jangan hanya membaca dalam hati saja. Sesekali bacalah dengan suara yang agak dinyaringkan. Membaca dalam hati, hanya melibatkan mata anda, sementara membaca dengan suara nyaring melibatkan mata dan telinga. Gunakan juga mata batin anda , maksudnya gunakan imajinasi anda. Berhentilah sejenak ketika membaca bagian bermakna  yang anda butuhkan. Apa yang membayang dalam benak anda ketika membaca bagian yang bermakna itu ? Apakah ada hubungannya dengan pengalaman anda ? Apakah anda paham  makna kalimat itu ?

e.  Tulis ulang apa yang sudah anda baca !
Oleh karena daya ingat kita memiliki kemampuan daya simpan yang terbatas. Anda membutuhkan teknik khusus ketika ingin menggali ingatan. Karena itu catat kembali di buku yang mudah anda baca. Menulis ulang akan membuat otak bekerja dua kali yaitu saat membacanya dan ketika menuliskannya kembali.

Mengingat bahwa membaca itu penting dan sangat vital bagi daya ingat anda , mulailah membaca sekarang juga . Segera ! Sukses untuk anda !


Sumber : Rahasia melatih daya ingat ( Khrisna Pabichara )

Sue Policies God !

Aku sedikit kaget ketika   seseorang menggugat kebijakan Tuhan dengan mengatakan intinya Tuhan kok begitu , Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyesatkan / tidak memberi petunjuk kepada siapa  yang Dia kehendaki pula. Tuhan kok menyesatkan , katanya.  ( Tentu ini bisa menjadi bahan untuk menyerang kaum muslimin  bagi orang – orang yang tidak percaya / tidak suka kepada Allah SWT ).

Beberapa saat sempat menjadi bahan renunganku. Mengapa Allah menetapkan  demikian ? Tentu hanya Allah yang tahu alasan yang sesungguhnya. Aku hanya mencoba mencari jawaban menurut pemikiranku.

Seperti yang pernah aku katakan bahwa Allah itu Unik. Dia Maha pengasih, Maha Penyayang tapi juga Maha keras siksaannya dan Maha Penerima Taubat. Artinya Allah menyayangi hambaNya yang mentaati perintahNya serta menjauhi laranganNya tetapi sebaliknya Allah juga akan menyiksa hambaNya yang tidak patuh pada perintahNya namun Allah juga akan mengampuni hambaNya apabila ia sungguh- sungguh bertaubat atas dosa-dosa atau kesalahan yang telah ia lakukan. ( itulah uniknya menurutku ).

Masih dengan sifat Unik yang ada padaNya yaitu termasuk kehendakNya untuk memberikan petunjuk kepada siapa  yang Dia kehendaki atau tidak memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki pula.

Kalau aku menyikapi tentang hal ini,  yang harus di garis bawahi atau yang harus kita pegang adalah bahwa ALLAH itu bersifat ADIL . Aku yakin Allah sudah bertindak seadil mungkin terhadap hamba – hambaNya. Jika Allah membuat suatu ketentuan terhadap seorang hamba tentu sudah ada batasan – batasan atau kebijakan tersendiri yang tidak kita ketahui ( katakanlah Hak perogratif  Allah). Adil menurut manusia itu belum tentu adil menurut Allah.

Maka sikap yang terbaik bagi kita selaku hambaNya ( menurut aku ) adalah selalu memohon agar senantiasa diberi petunjuk yang benar , memohon agar hati kita selalu ditautkan  padaNya. Intinya memohon agar Allah tidak meninggalkan kita, tidak membelokkan hati dan pikiran kita kepada dzat selain Allah SWT, karena memang tidak ada cara lain selain memohon dan berdoa agar senantiasa diberi petunjuk / jalan yang benar.
Karena Allah bisa membelokkan hati kita , saat tanpa kita sadari kita telah sedikit jauh dariNya atau menurut Allah kita telah menyimpang dari kebijakan ( batas toleransi ) yang telah Dia tetapkan kepada kita.

Jadi jika Allah memberikan petunjukNya kepada siapa yang Dia kehendaki atau tidak memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki juga . Itu adalah HAK ALLAH karena Dialah yang menciptakan seluruh kehidupan ini , maka perintah dan kehendakNYalah yang berlaku . Mungkin saja Allah sudah memberikan kesempatan kepada seseorang untuk berfikir tetapi orang tersebut tidak menggunakannya dengan baik. Tidak sungguh - sungguh mencari siapa figur Tuhan yang sesungguhnya diantara sekian banyak sosok yang di tuhankan oleh manusia. Maka Allah menetapkan orang tersebut untuk tidak diberi petunjuk bahkan semakin disesatkan. Dan tentu ini tak lepas dari tujuan manusia diciptakan beserta takdir yang mengikutinya.

Tindakan kita menggungat atau tidak suka atas ketetapan yang Tuhan berikan kepada hamba- hambaNya adalah sama sekali tidak berguna /berpengaruh bagi Tuhan ( memangnya siapa kita ? ) justru hanya akan merugikan diri sendiri karena kita sebagai mahluk ciptaanNya memang harus patuh / tunduk dan ridho atas segala perintah dan ketetapanNya.

Oleh karena itu jangan Sombong , untuk meminta dengan sungguh - sungguh petunjuk dan hidayahNya. Agar kita termasuk menjadi orang yang terpilih untuk diberi petunjuk olehNya. Bagiku sungguh sangat rugi atau celaka bagi orang – orang yang tidak mendapat pertolongan / petunjuk dari Allah . Jika kita disesatkan oleh setan , masih ada yang menolong kita yaitu Allah , tetapi jika Allah yang tidak memberikan petunjukNya kepada kita , siapa yang akan menolong kita ?



Who is The False Prophets ?

Beberapa waktu yang lalu aku sempat berdebat dengan penganut kristiani ( di fb ). Aku sedikit terpancing emosi karena statusnya yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah nabi palsu, dengan kalimat yang kurang pantas menurutku, ditambah tuduhan – tuduhan yang negatif tentunya.
Dia mengatakan bahwa nabi Muhammad adalah nabi palsu dengan memberikan ayat – ayat dari kitabnya :

7:15, Waspadalah terhadap nabi- nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
7:16, Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
7:17, Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
7:18, Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
17:19, Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
17:20, Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.


Dia beralasan bahwa terbukti banyak orang islam menjadi pemerkosa , penculik, pembunuh dan teroris itu adalah hasil pengajarannya ( dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka ).

" Pada hari terakhir  banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan , bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat  demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu  ! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! "  ( Matius 7 : 22 – 23 ).

Melihat ayat – ayat yang dia berikan aku cuma tersenyum lantas aku pun menjawabnya :

1.   Bukankah disitu tertulis jelas bahwa yang disebut nabi palsu adalah yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Ini jelas figur yang mengarah ke istilah DOMBA adalah masih dari kalangan mereka sendiri yaitu umat kristiani ( karena yesus juga mengatakan bahwa dia diutus untuk mencari domba yang hilang / tersesat dari bani Israel). Lalu sejak kapan istilah DOMBA ditujukan untuk nabi Muhammad yang orang arab (istilah dalam debat sering disebut  Onta he,he ). Maka jelas disini bahwa yang dimaksud  nabi palsu bukan nabi Muhammad. 

2.   Siapa yang selalu menyeru dengan kata “ TUHAN “ kepada Yesus?  sejak kapan umat Islam menyeru “ TUHAN, TUHAN “ kepada Yesus ? pernahkah umat Islam melakukan itu ?  bukankah umat kristen sendiri yang memanggil dengan sebutan “ TUHAN “ kepada yesus ? maka jelas disini bahwa pengusiran / penolakan yesus atas kejahatan yang telah dilakukan  bukan untuk  orang Islam tetapi buat mereka sendiri yang menyeru Tuhan kepada Yesus.

3.   Dari buahnya / hasil ajarannya kau akan mengenal mereka. Coba sekarang perhatikan hasil ajarannya adalah menentang ajaran Yesus :

a.    Markus 12:29. Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa ".
    ( Markus 12:32 ). " Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia ". ( yesus mengajarkan ketauhidan / Tuhan itu Esa / Satu ).

ajaran nabi palsu  : “
Sebab ada tiga yang bersaksi di surga: Bapa, Firman, dan Roh Kudus; dan ketiganya ini adalah satu “. Filipe 2 : 6 ( mengajarkan Trinitas ). 

b.   Matius, 15:24-26 à “Aku diutus hanya kepada … umat Israel .” = Rasul Allah.
    " Jawab Yesus “ Aku diutus hanya kepada domba – domba yang hilang dari umat Israel “  matius 15 : 24  ( Yesus  Rasul Allah ).

    Ajaran nabi palsu :  “ Terpujilah Allah , bapa tuhan kita Yesus                       Kritus, bapa yang penuh belas kasihan dan Allah segala sumber                 penghiburan “.  II Korentus 1 : 3  (  Yesus adalah Tuhan ).

        c.  Setelah delapan hari, tibalah waktunya bagi bayi itu untuk dikhitan. Lalu                  mereka menamai-Nya Yesus, seperti yang dikatakan oleh malaikat kepada              mereka sebelum Ia ada di dalam kandungan. Lukas 2 : 21 ( mengajarkan khitan ).

            Ajaran nabi palsu : meniadakan khitan =  Roma 2 : 28 – 29 
           Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah   Yahudi, dan                          yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah. Tetapi orang                           Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam                     hati,  secara rohani   bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari                              manusia,   melainkan dari Allah. 


4.   Jika nabi Muhammad mendapat perintah dari Allah :

" Muhammad itu sekali-kali  bukanlah bapak dari seorang laki-laki diantara kalian , tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi -nabi . Dan adalah Allah  Maha Mengetahui segala sesuatu ". ( QS.Al - Ahzab : 40 ) .

" Dan kami tidak mengutus engkau ( Muhammad ) melainkan untuk rahmat bagi seluruh alam". ( QS. Al-Anbiya : 107 ). 


Maka nabi palsu mengangkat  dirinya sendiri , Bandingkan :

 “ Kepada kamu, hai suku-suku bangsa yang tidak termasuk bani Israil, aku berkata bahwa aku adalah rasul bagi orang-orang yang bukan bani Israil, dan aku menganggap  hal itu kemulyaan pelayananku “. Roma : 11 : 13. ( sejak kapan menjadi rasul untuk bangsa yang bukan bani Israel dan siapa yang memberi perintah ? harusnya ada perintah ( ayat ) dari Yesus bukan dari dia sendiri  ). Dan masih banyak lagi.

Aku kira dari sekian alasan dapat disimpulkan , siapakah sebenarnya nabi palsu yang dimaksud oleh Yesus . Dan satu lagi ayat yang sangat jelas disampaikan oleh Yesus tentang nabi palsu :

 “ Akan datang banyak orang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah dia, dan mereka akan menyesatkan banyak orang “.  (Matius 24 : 21 ), Disini dijelaskan bahwa dia ( nabi palsu ) akan datang dengan memakai nama / ajaran  yesus tetapi sesungguhnya dia menyesatkan banyak orang dengan ajarannya itu .

Apakah nabi Muhammad datang membawa ajarannya  dengan memakai nama Yesus ? Maka yang dimaksud dengan nabi palsu oleh Yesus bukanlah nabi Muhammad Saw.
Lantas siapa yang datang dengan membawa ajaran / nama yesus ? silahkan jawab sendiri.

Terakhir baca pengakuan nabi palsu ini :
 ROMA 3: 7 :  “ Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa? “( Dia mengakui membuat kebohongannya untuk kemulyaan tuhan ).


" Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah."  (  II Korintus 11 : 17 ).


 " Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita ",  ( Filipi 1 : 18 ).
Sementara masalah perkosaan, pembunuhan , penculikan dan teroris adalah hal yang manusiawi , pemeluk dari agama lain pun banyak yang melakukannya. Dan hampir tiap agama pasti memiliki militan.

Dialog ditutup tanpa suara, tanpa kata  !!! :D

Like Who Is The Prophet Muhammad Saw ?

Beberapa waktu yang lalu , saya dibuat heran dengan kelakuan orang / kelompok yang mengadakan lomba / kontes / festival atau apapun namanya untuk membuat karikatur atau menggambar Nabi Muhammad Saw . Masalahnya kaum muslimin sendiri tidak pernah merilis atau mengeluarkan baik gambar / foto atau sekedar sketsa wajah  nabi Muhammad . tetapi mereka kok berani mengeluarkan / merilis wajah nabi Muhammad.  Lantas dasarnya apa ? kecuali jika kaum muslimin pernah merilis secara resmi wajah / gambar nabi Muhammad kepada publik , itu lain persoalannya.

Yang sangat mengherankan kenapa mereka tidak menyelenggarakan saja wajah / sosok dari tokoh  agama lain yang jelas – jelas telah mereka rilis / keluarkan baik itu berupa gambar atau patung  atau dalam bentuk lain . Contoh : wajah tuhan Yesus, patung Budha, patung Dewi Kwan In atau figur yang lain yang telah diterbitkan secara resmi oleh pemeluknya sendiri. Maka jika mereka mengadakan kontes masih bisa diterima karena ada dasar untuk meniru yaitu gambar / foto / patung yang telah dikeluarkan secara resmi oleh pemeluknya sendiri ( pihak gereja , Klentheng , Wihara dll ).

Lantas tujuanya apa mereka menyelenggarakan kontes gambar nabi Muhammad ? Pernahkah umat Islam menyelenggarakan kontes semacam itu untuk umat yang lain ? Pernahkah umat Islam menyakiti umat lain dengan secara resmi  membuat karikatur figur agama lain yang di sucikan ? Pernahkah umat Islam menyakiti perasaan umat lain dengan melecehkan baik itu kitab ataupun tokohnya  ( membuat  kitab / ayat –ayat palsu  atau wajah tokoh yang mereka agungkan ? ).

Mereka yang katanya menjunjung tinggi  dan meneriakan Hak Asasi ataupun Privasi seseorang ternyata mereka sendiri yang melanggarnya , meskipun saya yakin perbuatan tersebut tidak akan menggoyahkan kepercayaan  kami terhadap agama kami sekalipun berkali – kali mereka lakukan.  Bagi saya pribadi selaku umat muslim perbuatan melecehkan agama / kepercayaan orang lain itu tidak bermanfaat sama sekali dan hanya menyakiti perasaan saja kecuali jika memang dalam forum dialog secara resmi dimana  kita harus menjelaskan / mengemukakan alasan untuk mendukung kebenaran agama yang kita anut . ( ex : Dialog agama ).

Maka kadang saya  agak memaklumi jika ada pihak / muslim yang agak tersinggung dengan kelakuan mereka yang telah melecehkan / tidak menghargai agamanya karena umat muslim sudah sangat fair menjaga perasaan  dari pemeluk agama lain. Mudah – mudahan Allah memberikan petunjukNya kepada mereka yang telah menghina atau melecehkan baik itu Kitab  ataupun UtusanNya.

Dalam postingan saya kali ini , saya ingin memberikan karakteristik tentang sosok nabi Muhammad . Bukan dalam gambar / foto tapi hanya sifat , biar masing – masing berimajinasi  sendiri bagaimana figur nabi Muhammad  karena memang tidak ada gambar / foto yang legal dan dijamin kebenarannya. Dan rasulullah senidri melarang umatnya untuk mengabadikan  entah wajah atau sosoknya  .  Berikut hadisnya :

“ Janganlah kalian menyanjungku berlebihan sebagaimana orang-orang Nashrani menyanjung Putera Maryam, karena aku hanya hamba-Nya dan Rasul utusan-Nya.” ( HR. Ahmad dan Al-Bukhori ).

“ Itulah orang-orang yang bila ada orang sholih di antara mereka yang mati, mereka membangun tempat ibadah di atas kuburannya kemudian
membuat gambar-gambarnya. Itulah sejelek-jelek makhluk di sisi Allah.” ( HR. Ahmad dan Al-Bukhari )

“Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka.” ( HR. Abu Dawud ).

Demikian Rasulullah melarang umatnya  karena takut jika sepeninggal beliau umatnya akan mengkultuskan atau menyanjung yang berlebihan kepada beliau,  karena pada hakekatnya yang pantas kita sembah dan sanjung hanyalah Allah SWT , Tuhan seluruh alam. Mengabadikan / menggambar atau membuat patung bisa dikategorikan salah satu perbuatan menyanjung maka Rasulullah melarang umatnya untuk tidak meniru perbuatan orang lain yang yang mengagungkan / menyanjung tokoh - tokoh sholeh di agama mereka.

Maka dapat dimengerti mengapa umat Islam tidak pernah mengabadikan wajah  sosok beliau baik foto / gambar  apalagi merilis secara resmi ke publik . Dan setahu saya memang tidak ada  nabi  / utusan Allah  yang diabadikan melalui gambar atau foto.
Tetapi jika sekedar ingin mengetahui bagaimana wajah  dan sosok nabi Muhammad Saw, berikut ciri – cirinya :

1.  " Ali bin Abi Thalib (ra)  meriwayatkan: Rambut Rasulullah lurus dan sedikit berombak. Dia tidak berperawakan gemuk dan tidak pula tampak terlalu berat, dia berperawakan baik dan tegak. Warna kulit dia cerah, mata dia hitam dengan bulu mata yang panjang. Sendi-sendi tulang dia kuat dan dada dia cukup kekar, demikian pula tangan dan kaki dia. Badan dia tidak berbulu tebal, tapi hanya bulu-bulu tipis dari dada ke bawah sampai di pusar dia. Jika dia sedang berhadapan dengan seseorang, maka dia akan mengarahkan wajah dia ke orang tersebut (penuh perhatian). Di antara tulang belikat dia “tanda” kenabian dia. Dia adalah orang yang paling baik hati, orang yang paling jujur, orang yang paling dirindukan dan sebaik-baik keturunan. Siapa saja yang mendekati dia akan langsung merasa hormat dan khidmat. Dan siapa yang bergaul dengan dia akan langsung menghargai dan mencintainya. Saya belum pernah melihat orang lain seperti dia. (Riwayat dari Ali bin Abi Thalib).

2.  Hind bin Abi Halah (ra) menceritakan sebagai berikut: "Rasulullah (saw) memiliki pribadi mulia dan diakui sangat agung dalam pandangan orang yang melihatnya. Wajah dia bercahaya seterang bulan purnama. Dia sedikit lebih tinggi dari rata-rata kami tapi lebih pendek dari orang yang jangkung. Kepala dia lebih besar dari rata-rata, dan rambut dia agak keriting (berombak). Jika dapat dikuakan (dibelah), maka dia kuakan, Jika tidak dapat maka dia biarkan saja. Saat rambut dia agak panjang, akan mencapai kuping telinga dia. Kulit dia berwarna cerah dan dahi dia lebar. Alis mata dia lengkung hitam dan tebal, di antara alisnya nampak urat darah halus yang berdenyut bila dia emosi atau bergairah. Hidung dia agak melengkung dan mengkilap jika terkena cahaya serta tampak agak menonjol jika kita pertama kali melihatnya, padahal tidak demikian sebenarnya. Dia berjanggut tipis tapi penuh rata sampai di pipi. Mulut dia sedang, gigi dia putih cemerlang dan agak renggang. Pundak dia bagus dan terpasang kokoh, seperti di cor dengan perak. 


3.   "  Anggota tubuh dia yang lain serba normal dan proporsional. Dada dan pinggang dia seimbang ukurannya. Daerah di sekitar tulang belikat dia cukup lebar, dan terpasang dengan baik. Bagian-bagian tubuh dia yang tidak tertutup bulu lebat satupun nampak bersih dan bercahaya. Kecuali bulu-bulu halus yang tumbuh dari dada dan tumbuh sampai ke pusar. Lengan dan dada bagian atas dia berbulu. Pergelangan tangan dia cukup panjang, telapak tangan dia agak lebar serta baik telapak tangan maupun kaki dia padat berisi, jari-jari tangan dan kaki dia cukup langsing. Telapak kaki dia cukup lengkungannya dan atasnya halus serta bagus bentuknya, sehingga saat dia mencucinya, maka air akan meluncur dengan cepat ke bawah. Jika dia berjalan, dia melangkah dengan posisi badan agak condong ke depan, tapi dia melangkah dengan anggun. Langkah dia panjang dan cepat serta terlihat seperti turun (loncat) dari suatu ketinggian. Jika dia sedang berhadapan dengan seseorang, maka dia memandang orang itu dengan penuh perhatian. Pandangan dia selalu ditundukkan sesuai aturan (dalam Alquran), dan lebih sering melihat ke bawah daripada ke atas. Dia tidak pernah memelototi seseorang, pandangan mata dia selalu menyejukkan. Dia juga selalu berjalan agak di belakang, terutama saat melakukan perjalanan jauh dan dia selalu lebih dulu menyapa orang yang ditemuinya di jalan." (Hind bin Abi Halah (ra) telah diceritakan oleh Hasan bin Ali).

4.   ” Rasulullah (saw) memiliki mulut yang agak lebar, di mata dia terlihat juga garis-garis merahnya. Dan tumit dia langsing. Saya berkesempatan melihat Rasulullah (saw) di bawah sinar rembulan, dan (saya) perhatikan pula rembulan tersebut, bagi saya dia lebih indah dari rembulan tersebut." (Diriwayatkan Jabir bin Samurah).

5.    “Apakah rona wajah Rasulullah (saw) cemerlang seperti pedang yang mengkilap?” Ia menjawab “Tidak! tapi lebih mirip dengan purnama yang cerah.” (Diriwayatkan oleh Abu Ishaq dari Bara’a bin Aazib).

6.   " Abu Hurairah (ra) mengemukakan: "Rasulullah begitu rupawan, seperti dia dibentuk dari perak. Rambut dia cenderung berombak. Abu Hurairah (ra) juga meriwayatkan: Saya belum pernah melihat orang yang lebih baik dan lebih tampan dari Rasulullah (saw); roman mukanya secemerlang matahari, juga tidak pernah melihat orang yang secepat dia. Seolah-olah bumi ini digulung oleh langkah-langkah dia ketika sedang berjalan. Walaupun kami berusaha untuk mengimbangi jalan dia, tapi dia tampaknya seperti berjalan santai saja." (Diriwayatkan oleh Abu Hurairah).

7. "Gigi depan Rasulullah (saw) agak renggang (tidak terlalu rapat) dan jika dia berbicara tampak putih berkilau." (Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas).

Dari sekian karakteristik yang dimilikinya ternyata nabi Muhammad Saw memiliki kemiripan dengan Nabi Ibrahim, tentu tidak mengherankan karena beliau adalah keturunan nabi Ibrahim ( seperti kita ketahui nabi Muhammad bertemu dengan nabi Ibrahim dalam persitiwa Isra mi’raj ), seperti sabda beliau :

Imam Ahmad meriwayatkan, dari Yunus dan Hujain, dari Al-Laits, dari Abu Zubair, dari Jabir, dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

“…Setelah itu aku diperlihatkan sejumlah nabi. Di sana aku melihat Musa. Ia adalah contoh pria yang memiliki postur yang tegap . Kemudian aku melihat Isa bin Maryam, setelah aku amati dari dekat wajahnya sangat mirip dengan Urwah bin Mas’ud. Kemudian aku melihat Ibrahim, dan ketika aku amati dari dekat wajahnya mirip dengan orang yang bersama kalian ini (yakni dengan diri Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam sendiri).”
Dari Abu Hurairah, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah Saw : "..... Dan sungguh telah diperlihatkan kepadaku jama'ah para nabi. Adapun Musa, dia sedang berdiri shalat. Dia lelaki tinggi kekar seakan-akan dia termasuk suku Sanu'ah. Dan ada pula 'Isa bin Maryam alaihi`ssalam sedang berdiri shalat. Manusia yang paling mirip dengannya adalah 'Urwah bin Mas'ud ats-Tsaqafi. Ada pula Ibrahim 'alaihi`ssalam sedang berdiri shalat. Orang yang paling mirip dengannya adalah sahabat kalian ini, yakni beliau sendiri. Kemudian diserukanlah shalat. Lantas aku mengimami mereka. Seusai shalat, ada yang berkata (Jibril): "Wahai Muhammad, ini adalah Malik, penjaga neraka. Berilah salam kepadanya!" Akupun menoleh kepadanya, namun dia mendahuluiku memberi salam. ( HR Muslim  ).

Namun begitu tidak berarti bahwa kita tidak dapat melihat beliau karena bisa saja kita bertemu dengan Rasulullah Saw di dalam mimpi. Dari Abu Hurairah ra , Rasulullah bersabda " Siapa saja yang melihatku dalam mimpi , maka ia benar telah melihatku karena setan tidak mungkin menyerupai diriku " ( HR. Muslim no 2266 ).

Entri yang Diunggulkan

My writing Is My expression ...

Menulis adalah salah satu kegiatan yang aku  sukai sejak dulu bahkan sejak aku  masih duduk di bangku SMP .  Pada waktu itu menulis puisi a...