Proven Strategies Covering Folly

Ketika masih duduk di sekolah dasar  dulu,  entah kelas berapa waktu itu aku sudah lupa , aku disuruh oleh ibu untuk membeli sesuatu di warung tetanggaku. Hubungan keluargaku dengan tetangga yang berjualan itupun cukup bagus. Aku masih ingat betul jika aku membeli sesuatu di warung itu , aku sering diberi buah jeruk karena mereka memang  memilki banyak pohon jeruk.

Seperti biasa sore itu aku disuruh ibu untuk membeli sesuatu diwarung tersebut. Ketika aku tengah asyik menunggu layananku . Tiba – tiba pemilik warung itu berkata padaku  “ de, tolong lihatin jam berapa sekarang,  itu ada jam dinding di ruang tengah “ katanya.

Aku kaget dan bingung .  Aduh....gimana nih...masalahnya aku belum begitu paham cara menghitung jam. Tapi aku tetap pura – pura berjalan kearah samping ( diluar rumah ). Aku memutar otak , mencari akal bagaimana cara menjawabnya. Kalau aku jawab secara sembarangan takut salah fatal ( aku belum bisa membuat perkiraan jam berapa pantasnya saat itu , he.he..). Kalau aku jawab tidak tahu , aku malu....!!

Tiba – tiba terdengar lagi pemilik warung itu bertanya “ Jam berapa , de ? “. Secara reflek aku pun menjawab “ Nggak kelihatan ( jam dindingnya )” .    oh,ya, sudah... “ lanjutnya. Akupun merasa lega , seperti terbebas dari suatu masalah.

Sejak itu aku mulai belajar serius tentang perhitungan jam, menit,  detik dll ( harus bisa tekadku  ) . Aku malu jika nanti ditanya lagi tidak bisa menjawab. Jika aku ingat kejadian itu , aku masih bisa tersenyum sendiri.  Bagaimana tidak , karena sebenarnya aku bisa melihat dengan jelas jam dinding tersebut tapi karena tidak bisa menghitung jam berapa waktu itu , aku katakan saja kalau aku tidak bisa melihatnya, ha..ha..ha.. Ternyata biar masih kecil sudah bisa mencari startegi menutupi kelemahan diri  ( meskipun jelek juga karena  harus berbohong tapi gimana lagi , aku merasa  malu jika aku menjawab ‘ Tidak tahu ‘). Inilah kebohongan masa kanak –kanakku yang tak terlupakan ! :D



Sue Policies God !

Aku sedikit kaget ketika   seseorang menggugat kebijakan Tuhan dengan mengatakan intinya Tuhan kok begitu , Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyesatkan / tidak memberi petunjuk kepada siapa  yang Dia kehendaki pula. Tuhan kok menyesatkan , katanya.  ( Tentu ini bisa menjadi bahan untuk menyerang kaum muslimin  bagi orang – orang yang tidak percaya / tidak suka kepada Allah SWT ).

Beberapa saat sempat menjadi bahan renunganku. Mengapa Allah menetapkan  demikian ? Tentu hanya Allah yang tahu alasan yang sesungguhnya. Aku hanya mencoba mencari jawaban menurut pemikiranku.

Seperti yang pernah aku katakan bahwa Allah itu Unik. Dia Maha pengasih, Maha Penyayang tapi juga Maha keras siksaannya dan Maha Penerima Taubat. Artinya Allah menyayangi hambaNya yang mentaati perintahNya serta menjauhi laranganNya tetapi sebaliknya Allah juga akan menyiksa hambaNya yang tidak patuh pada perintahNya namun Allah juga akan mengampuni hambaNya apabila ia sungguh- sungguh bertaubat atas dosa-dosa atau kesalahan yang telah ia lakukan. ( itulah uniknya menurutku ).

Masih dengan sifat Unik yang ada padaNya yaitu termasuk kehendakNya untuk memberikan petunjuk kepada siapa  yang Dia kehendaki atau tidak memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki pula.

Kalau aku menyikapi tentang hal ini,  yang harus di garis bawahi atau yang harus kita pegang adalah bahwa ALLAH itu bersifat ADIL . Aku yakin Allah sudah bertindak seadil mungkin terhadap hamba – hambaNya. Jika Allah membuat suatu ketentuan terhadap seorang hamba tentu sudah ada batasan – batasan atau kebijakan tersendiri yang tidak kita ketahui ( katakanlah Hak perogratif  Allah). Adil menurut manusia itu belum tentu adil menurut Allah.

Maka sikap yang terbaik bagi kita selaku hambaNya ( menurut aku ) adalah selalu memohon agar senantiasa diberi petunjuk yang benar , memohon agar hati kita selalu ditautkan  padaNya. Intinya memohon agar Allah tidak meninggalkan kita, tidak membelokkan hati dan pikiran kita kepada dzat selain Allah SWT, karena memang tidak ada cara lain selain memohon dan berdoa agar senantiasa diberi petunjuk / jalan yang benar.
Karena Allah bisa membelokkan hati kita , saat tanpa kita sadari kita telah sedikit jauh dariNya atau menurut Allah kita telah menyimpang dari kebijakan ( batas toleransi ) yang telah Dia tetapkan kepada kita.

Jadi jika Allah memberikan petunjukNya kepada siapa yang Dia kehendaki atau tidak memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki juga . Itu adalah HAK ALLAH karena Dialah yang menciptakan seluruh kehidupan ini , maka perintah dan kehendakNYalah yang berlaku . Mungkin saja Allah sudah memberikan kesempatan kepada seseorang untuk berfikir tetapi orang tersebut tidak menggunakannya dengan baik. Tidak sungguh - sungguh mencari siapa figur Tuhan yang sesungguhnya diantara sekian banyak sosok yang di tuhankan oleh manusia. Maka Allah menetapkan orang tersebut untuk tidak diberi petunjuk bahkan semakin disesatkan. Dan tentu ini tak lepas dari tujuan manusia diciptakan beserta takdir yang mengikutinya.

Tindakan kita menggungat atau tidak suka atas ketetapan yang Tuhan berikan kepada hamba- hambaNya adalah sama sekali tidak berguna /berpengaruh bagi Tuhan ( memangnya siapa kita ? ) justru hanya akan merugikan diri sendiri karena kita sebagai mahluk ciptaanNya memang harus patuh / tunduk dan ridho atas segala perintah dan ketetapanNya.

Oleh karena itu jangan Sombong , untuk meminta dengan sungguh - sungguh petunjuk dan hidayahNya. Agar kita termasuk menjadi orang yang terpilih untuk diberi petunjuk olehNya. Bagiku sungguh sangat rugi atau celaka bagi orang – orang yang tidak mendapat pertolongan / petunjuk dari Allah . Jika kita disesatkan oleh setan , masih ada yang menolong kita yaitu Allah , tetapi jika Allah yang tidak memberikan petunjukNya kepada kita , siapa yang akan menolong kita ?



TRUMPETER ANGEL ( ISRAFIL ) - part 2


Ditengah suasana panik manusia , jin dan setan  dalam masa penantian ini, Allah memerintah malaikat Israfil untuk mengumpulkan mereka di padang mahsyar. Seluruh manusia digiring untuk berkumpul. Kisah ini diabadikan dalam firman Allah :

“ Yaitu hari ( yang pada waktu itu ) ditiupkan sangkakala , lalu kamu datang berkumpul berkelompok – kelompok ( QS. AN – Naba : 18 ).

“ Dan ketika binatang – binatang liar dikumpulkan kemudian datanglah setan – setan durhaka “ ( QS. At – takwir : 5 ).

“ Sebab itu, demi Tuhan engkau, sesungguhnya mereka dan setan – setan akan kami kumpulkan. Kami bawa mereka itu berlutut dikelilingi neraka jahanam “ ( Qs. Maryam : 68 ).

Diriwayatkan , bahwa Rasulullah Saw, bercucuran air mata hingga membasahi bajunya,  ketika ditanya oleh Mu’adz bin Jabal tentang maksud Allah dalam firman Surat AN – Naba : 18  ( tersebut diatas ).
Lalu Rasulullah bersabda “ Engkau telah bertanya tentang sesuatu yang dahsyat. Umatku akan dikumpulkan / dibangkitkan di hari kiamat dalam dua belas kelompok yaitu :

1.     Kelompok pertama : Dibangkitkan dalam keadaan tanpa tangan dan kaki . lalu terdengar suara dari Allah “ Mereka ini adalah orang yang waktu di dunia senang menganggu tetangganya. Maka ini balasannya dan tempat kembali adalah neraka “.  ( QS. An – Naba : 36  “ Dan tetangga yang terkait dan tetangga asing “  ).

2.     Kelompok ke dua : Dibangkitkan dalam keadaan berbentuk babi . Lalu terdengar suara dari Allah “ Mereka adalah orang yang waktu di dunia selalu bermalas – malas melakukan salat . Maka inilah balasannya dan neraka tempat kembalinya “. ( QS. Al – Ma’un : 4-5  “ celakalah mereka yang salat yaitu yang lalai dalam mengerjakan salatnya ).

3.     Kelompok ke tiga :  Dibangkitkan dari kubur dalam keadaan perutnya besar seperti gunung, yang menyedihkan didalam perutnya penuh dengan ular dan kala jengking. Terdengar suara dari Allah “ Mereka adalah orang yang waktu di dunia senang menahan  ( tidak mengeluarkan ) zakat . Maka inilah balasannya dan neraka tempat kembalinya”.  ( QS. At –Taubah : 34 “ dan orang –orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkan pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka ( bahwa mereka akan mendapat ) siksa yang pedih “ ).


4.     Kelompok ke empat : Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan mulutnya mengalir darah. Terhadap kelompok ini , kembali terdengar suara dari Allah “ Mereka adalah orang – orang yang waktu berdagang dahulu senang berdusta . Maka inilah balasannya dan neraka adalah sebaik –baik tempat kembalinya “. (  QS. Ali Imran : 77 ‘ Sesungguhnya orang – orang yang menukar janji ( nya dengan ) Allah dan sumpah – sumpah mereka  dengan harga yang sedikit. Mereka itu tidak mendapatkan bahgian ( pahala ) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata kepada mereka dan tidak akan melihat kepada  mereka pada hari kiamat dan tidak akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang  pedih

5.     Kelompok ke lima : Dibangkitkan dalam keadaan seperti bau bangkai , ketika itu Allah menurunkan angin sehingga bau bangkai mengganggu ketentraman di padang mahsyar . Terdengar suara dari Allah “ Mereka adalah orang yang waktu di dunia menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui manusia tetapi tidak pula merasa takut kepada Allah. Maka inilah balasannya dan tempat kembalinya adalah neraka”.

6.     Kelompok ke enam : Dibangkitkan dalam keadaan leher terputus. Untuk kelompok ini disebabkan ketika hidup di dunia gemar  menjadi saksi palsu maka inilah balasannya dan neraka adalah tempat kembalinya.

7.     Kelompok ke tujuh : Mereka yang dibangkitkan dalam keadaan tanpa lidah sedang dari mulutnya mengalir nanah dan darah. Kelompok ini dikarenakan ketika hidup di dunia menolak memberikan kesaksian secara jujur dan benar. Maka atas perilaku yang merugikan banyak pihak ini , neraka adalah tempat kembalinya. ( QS. Al – Baqarah : 283 “ Dan jangalah kamu ( para saksi ) menyembunyikan persaksian. Dan barang siapa yang menyebunyikannya , maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya, dan  Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan “ )

8.     Kelompok delapan : Dibangkitkan dalam keadaan kepala tersungkur , sedang kedua kakinya berada diatas kepala mereka. Dan dari kemaluannya keluar nanah kotor dan bau. Mereka adalah orang – orang yang sewaktu hidup di dunia berbuat zina , sedang mereka mati belum bertaubat.. Maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka. ( QS. Al – Isra : 32 “ Dan janganlah kamu mendekati zina , sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji . Dan suatu perbuatan yang buruk “).

9.     Kelompok ke sembilan : Dibangkitkan kubur dalam keadaan berwajah hitam , bermata biru dan perutnya penuh dengan api. Allah menegaskan bahwa mereka adalah orang – orang yang ketika di dunia memakan harta anak yatim dengan cara zalim dan belum sempat bertaubat. Maka neraka adalah tempat kembalinya. ( QS. An – Nisa : 10 “ Sesungguhnya orang –orang yang memakan harta anak yatim secara zalim , sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang nenyala – nyala / neraka  “).

10.    Kelompok ke sepuluh : mereka yang dibangkitkan dalam keadaan berpenyakit kusta dan sopak . Mereka adalah orang – orang yang semasa hidup di dunia durhaka kepada orang tuanya. Maka ini balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka. ( QS. An – Nisa : 36 “ Dan berlaku baiklah kepada orang tua “).

11.   Kelompok ke sebelas : Adalah mereka yang dibangkitkan dari kubur dalam keadaan buta hati, giginya seperti tanduk , bibirnya bergelantungan sampai dada dan lidahnya bergelantungan sampai perut. Sedangkan perutnya bergelantungan sampai ke paha dan dari perutnya keluar kotoran.  Mereka adalah orang –orang  yang sewaktu hidup di dunia gemar minum khamer dan belum sempat bertaubat. Maka tempat kembalinya adalah neraka. ( QS. Al – Maidah : 90 “ Hai orang –orang yang beriman, sesungguhnya ( meminum ) khamer, berjudi ( berkorban untuk ) berhala , mengundi nasib dengan panah ( al –azlaam ) adalah perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan – perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan “).

12.   Kelompok ke dua belas : Mereka yang dibangkitkan dari kubur dalam keadaan wajah yang berseri – seri ( bercahaya ) seperti bulan purnama. Mereka lalu melewati shirat ( titihan ) laksana kilat menyambar. Keadaan ini diperuntukkan bagi orang – orang yang sewaktu hidup di dunia rajin beramal saleh, meninggalkan maksiat serta menjaga salat lima waktu dengan berjamaah dan mati dalam keadaan  bertaubat. Maka mereka mendapat surga , pengampunan Allah dan nikmat Allah. ( QS. Fushshilat : 30 “ Sesungguhnya orang – orang yang mengatakan “ Tuhan kami Allah “ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka  ( dengan mengatakan ) “ Janganlah kamu merasa takut, dan janganlah kamu merasa sedih , dan bergembiralah kamu dengan ( memperoleh ) surga yang telah dijanjikan oleh Allah kepadamu “ ).

Demikianlah sekelumit dari keberadaan malaikat Israfi  serta tugasnya sekaligus gambaran suasana yang meliputi tugasnya dan kehidupan di akhirat kelak.


          sumber : Menyingkap Tabir Alam Malaikat ( Syaifulloh & Abu shofia )            



TRUMPETER ANGEL ( ISRAFIL ) - part 1

Sebagaimana diterangkan dalam Kitab Daqaiqul Akhbar , karangan syekh Abdurrahman, beliau menyatakan bahwa ada empat malaikat yang memiliki kemulyaan khusus . Para malaikat tersebut adalah Israfil, Mikhail, Jibril dan Izrail.
Tugas mereka adalah mengatur segala urusan mahluk. Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu dan mengangkat para utusan. Malaikat mikhail bertugas menurunkan hujan dan membagi rezeki. Tugas malaikat Izrail adalah mencabut nyawa sedang malaikat Izrafil bertugas meniup Sangsakala ( terompet ).

Ibnu Abbas ra , berkata “ Sesungguhnya Malaikat Israfil pernah memohon kepada Allah  agar dikaruniai kekuatan yang bisa membawa tujuh langit dan tujuh bumi. Kemudian Allah memberinya. Lalu Israfil memohon lagi  agar dikaruniai bisa menguasai angin, kemudian Allah mengabulkannya . Lalu ia memohon lagi agar diberi kekuatan bisa mengangkat gunung , dan  Allah meluluskannya . Kemudian ia memohon lagi untuk menguasai seluruh binatang buas, lalu Allah memberikannya.

Diterangkan bahwa Malaikat ini dilapisi bulu mulai dari kepala hingga ke dua telapak kaki. Ia mempunyai banyak mulut dan lidah yang tertutup di dalam beberapa dinding. Setiap lisan yang dimiliki senantiasa bertasbih menggunakan seribu bahasa . Malaikat ini pun memiliki seribu malaikat sebagai tentara yang diciptakan dari dirinya. Para malaikat tersebut adalah malaikat Muqarrabin ( yang dekat ) dengan Allah SWT. Sedabg malaikat yang bertugas sebagai pemikul aArasy diciptakan serupa dengan malaikat Israfil.

Jumlah sayap israfil ada empat :  sayap pertama panjangnya sampai kearah barat, yang ke dua sampai arah timur . Yang ke tiga menutupi badannya, sedangkan yang ke empat menutupi kepalanya. Warna mukanya kuning tua.
Dari keterangan singkat wajahnya demikian karena getaran rasa takutnya kepada Allah yang mengiringinya setiap saat dan dia selalu melihat ke arah Arasy karena semata - mata menunggu perintah dari Allah.

Salah satu tiang Arasy berada diatas pundaknya , setiap Allah memutuskan di lauhil mahfuzh maka dinding yang menghalanginya terbuka sehingga segala keputusan yang Allah tetapkan , ia bisa melihatnya. Menurut riwayat Lauhil mahfuzh itu bergantung di bawah Arasy, sedangkan malaikat Israfil merupakan satu – satunya malaikat yang paling dekat dengan Arasy tersebut.

Disebutkan bahwa jarak antara malaikat Israfil dengan Arasy dihalangi tujuh dinding, sedangkan tebal setiap dinding kira – kira perjalanan lima ratus tahun. Adapun jarak antara malaikat Jibril dengan malaikat Israfil kira kira tujuh puluh dinding. Maka jarak antara malaikat Jibril dengan Arasy adalah tujuh puluh tujuh lapis dinding.

Disebutkan bahwa malaikat Israfil selalu meletakan mulutnya diatas tanduk ( seperti terompet ). Dan terompet tersebut memiliki 4 cabang , yaitu bercabang ke arah barat dan timur , sedang yang lain ke arah di bawah dan ke arah atas langit tujuh. Adapun lingkaran kepala terompet tersebut sama dengan lebar langit dan bumi. Didalamnya terdapat  pintu sebanyak bolangan para arwah. Sedangkan didalamnya lagi ada tujuh puluh rumah. Tiap –tiap rumah ditempati para arwah. Diantara para arwah yang ada yakni arwah para nabi yang menempati satu rumah, arwah para jin satu rumah , para setan, binatang dll sampai tujuh puluh macam.

Abu Hurairah pernah bertanya kepada Rasulullah tentang terompet , maka nabi SAW menjawab “ Terompet itu adalah sebuah tanduk raksasa yang terdiri dari cahaya. Besar tiap lingkaran dalam tanduk itu selebar langit dan bumi. Terompet itu akan ditiupnya 3 kali . Tiupan pertama membuat  mahluk takut, tiupan ke dua membuat mahluk mati dan tiupan ke tiga untuk membangkitkan mahluk dari kubur / mati “.

Tiupan pertama  : Akan membuat seluruh mahluk terkejut dan ketakutan, hal ini sesuai dengan firman Allah “ Dan ingatlah hari ( ketika ) ditiup Sangkakala, maka terkejutlah ( ketakutan ) segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. ( QS. An – Naml : 87 ). Dengan tiupan tersebut maka terjadi goncangan yang hebat, bukan karena semata – mata dahsyatnya tiupan tersebut tapi juga akibat yang yang ditimbulkannya sangatlah luar biasa.

Tiupan ke dua : Belum selesai manusia serta mahluk lain terhadap goncangan ini , maka ditiuplah terompet untuk yang ke dua kalinya oleh malaikat Israfil . Dan tiupan ini membuat seluruh penghuni alam menjadi mati kecuali yang dikehendaki Allah. Hal ini yang dinamakan kiamat kubra , pada saat itu hampir tidak ada mahluk hidup yang tersisa , semuanya binasa.

Setelah tidak ada malaikat yang hidup maka Allah menyuruh malaikat maut untuk mencabut nyawa  malaikat  Jibril kemudian dilanjutkan malaikat Mikail, selanjutnya malaikat Israfil dan yang terakhir Allah mencabut nyawa malaikat Izrail ( malaikat maut ). Masa tidak ada mahluk ini berlangsung empat puluh tahun lamanya.

Tiupan ke tiga :
Setelah seluruh mahluk  termasuk malaikat binasa, maka Allah memberikan tiupan ke tiga untuk menghidupkan kembali mahluk yang telah mati tersebut. Setelah tiupan tersebut Allah menurunkan hujan selama 40 hari tanpa henti. Sebelum itu Allah terlebih dulu menghidupkan kembali malaikat pendukung Arasy, malaikat Israfil, Mikhail,  Izrail dan Jibril.

Pada tiupan ini seluruh mahluk Allah akan hidup kembali hidup mulai dari zaman nabi Adam hingga nabi Muhammad termasuk juga para jin dan setan., sama seperti ciptaan pertama dengan tidak memakai pakaian selembarpun. Tiupan ini di abadikan Allah dalam firmanNya “ Kemudian , ditiupkan sekali lagi , lihatlah mereka berdiri menantikan “. ( QS. AZ – Zumar : 8 ).

Pada saat itu mereka sama – sama bingung untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Tidak lagi terpikirkan untuk dapat berkumpul dengan sanak saudara , anak, suami , istri serta hubungan kekerabatan  seperti kehidupan  di dunia.
Kebingungan semakin menjadi  karena tidak ada tempat untuk berteduh dari sengatan matahari yang jaraknya hanya sejengkal dari kepala . Tidak ada naungan kecuali hamba – hamba Allah yang memang dilindungi. Hal ini dipertegas oleh hadis Rasulullah yang menyatakan bahwa ( kala itu ) tidak ada naungan selain dari naungan Allah . Hanya mereka yang banyak melakukan amal kebaikan saja yang menerima naungan dari Nya.

sumber : Menyingkap Tabir Alam Malikat ( Saifulloh & Abu Shofia )


Who is The False Prophets ?

Beberapa waktu yang lalu aku sempat berdebat dengan penganut kristiani ( di fb ). Aku sedikit terpancing emosi karena statusnya yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah nabi palsu, dengan kalimat yang kurang pantas menurutku, ditambah tuduhan – tuduhan yang negatif tentunya.
Dia mengatakan bahwa nabi Muhammad adalah nabi palsu dengan memberikan ayat – ayat dari kitabnya :

7:15, Waspadalah terhadap nabi- nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
7:16, Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
7:17, Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
7:18, Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
17:19, Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
17:20, Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.


Dia beralasan bahwa terbukti banyak orang islam menjadi pemerkosa , penculik, pembunuh dan teroris itu adalah hasil pengajarannya ( dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka ).

" Pada hari terakhir  banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan , bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat  demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu  ! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! "  ( Matius 7 : 22 – 23 ).

Melihat ayat – ayat yang dia berikan aku cuma tersenyum lantas aku pun menjawabnya :

1.   Bukankah disitu tertulis jelas bahwa yang disebut nabi palsu adalah yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Ini jelas figur yang mengarah ke istilah DOMBA adalah masih dari kalangan mereka sendiri yaitu umat kristiani ( karena yesus juga mengatakan bahwa dia diutus untuk mencari domba yang hilang / tersesat dari bani Israel). Lalu sejak kapan istilah DOMBA ditujukan untuk nabi Muhammad yang orang arab (istilah dalam debat sering disebut  Onta he,he ). Maka jelas disini bahwa yang dimaksud  nabi palsu bukan nabi Muhammad. 

2.   Siapa yang selalu menyeru dengan kata “ TUHAN “ kepada Yesus?  sejak kapan umat Islam menyeru “ TUHAN, TUHAN “ kepada Yesus ? pernahkah umat Islam melakukan itu ?  bukankah umat kristen sendiri yang memanggil dengan sebutan “ TUHAN “ kepada yesus ? maka jelas disini bahwa pengusiran / penolakan yesus atas kejahatan yang telah dilakukan  bukan untuk  orang Islam tetapi buat mereka sendiri yang menyeru Tuhan kepada Yesus.

3.   Dari buahnya / hasil ajarannya kau akan mengenal mereka. Coba sekarang perhatikan hasil ajarannya adalah menentang ajaran Yesus :

a.    Markus 12:29. Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa ".
    ( Markus 12:32 ). " Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia ". ( yesus mengajarkan ketauhidan / Tuhan itu Esa / Satu ).

ajaran nabi palsu  : “
Sebab ada tiga yang bersaksi di surga: Bapa, Firman, dan Roh Kudus; dan ketiganya ini adalah satu “. Filipe 2 : 6 ( mengajarkan Trinitas ). 

b.   Matius, 15:24-26 à “Aku diutus hanya kepada … umat Israel .” = Rasul Allah.
    " Jawab Yesus “ Aku diutus hanya kepada domba – domba yang hilang dari umat Israel “  matius 15 : 24  ( Yesus  Rasul Allah ).

    Ajaran nabi palsu :  “ Terpujilah Allah , bapa tuhan kita Yesus                       Kritus, bapa yang penuh belas kasihan dan Allah segala sumber                 penghiburan “.  II Korentus 1 : 3  (  Yesus adalah Tuhan ).

        c.  Setelah delapan hari, tibalah waktunya bagi bayi itu untuk dikhitan. Lalu                  mereka menamai-Nya Yesus, seperti yang dikatakan oleh malaikat kepada              mereka sebelum Ia ada di dalam kandungan. Lukas 2 : 21 ( mengajarkan khitan ).

            Ajaran nabi palsu : meniadakan khitan =  Roma 2 : 28 – 29 
           Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah   Yahudi, dan                          yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah. Tetapi orang                           Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam                     hati,  secara rohani   bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari                              manusia,   melainkan dari Allah. 


4.   Jika nabi Muhammad mendapat perintah dari Allah :

" Muhammad itu sekali-kali  bukanlah bapak dari seorang laki-laki diantara kalian , tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi -nabi . Dan adalah Allah  Maha Mengetahui segala sesuatu ". ( QS.Al - Ahzab : 40 ) .

" Dan kami tidak mengutus engkau ( Muhammad ) melainkan untuk rahmat bagi seluruh alam". ( QS. Al-Anbiya : 107 ). 


Maka nabi palsu mengangkat  dirinya sendiri , Bandingkan :

 “ Kepada kamu, hai suku-suku bangsa yang tidak termasuk bani Israil, aku berkata bahwa aku adalah rasul bagi orang-orang yang bukan bani Israil, dan aku menganggap  hal itu kemulyaan pelayananku “. Roma : 11 : 13. ( sejak kapan menjadi rasul untuk bangsa yang bukan bani Israel dan siapa yang memberi perintah ? harusnya ada perintah ( ayat ) dari Yesus bukan dari dia sendiri  ). Dan masih banyak lagi.

Aku kira dari sekian alasan dapat disimpulkan , siapakah sebenarnya nabi palsu yang dimaksud oleh Yesus . Dan satu lagi ayat yang sangat jelas disampaikan oleh Yesus tentang nabi palsu :

 “ Akan datang banyak orang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah dia, dan mereka akan menyesatkan banyak orang “.  (Matius 24 : 21 ), Disini dijelaskan bahwa dia ( nabi palsu ) akan datang dengan memakai nama / ajaran  yesus tetapi sesungguhnya dia menyesatkan banyak orang dengan ajarannya itu .

Apakah nabi Muhammad datang membawa ajarannya  dengan memakai nama Yesus ? Maka yang dimaksud dengan nabi palsu oleh Yesus bukanlah nabi Muhammad Saw.
Lantas siapa yang datang dengan membawa ajaran / nama yesus ? silahkan jawab sendiri.

Terakhir baca pengakuan nabi palsu ini :
 ROMA 3: 7 :  “ Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa? “( Dia mengakui membuat kebohongannya untuk kemulyaan tuhan ).


" Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah."  (  II Korintus 11 : 17 ).


 " Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita ",  ( Filipi 1 : 18 ).
Sementara masalah perkosaan, pembunuhan , penculikan dan teroris adalah hal yang manusiawi , pemeluk dari agama lain pun banyak yang melakukannya. Dan hampir tiap agama pasti memiliki militan.

Dialog ditutup tanpa suara, tanpa kata  !!! :D

Like Who Is The Prophet Muhammad Saw ?

Beberapa waktu yang lalu , saya dibuat heran dengan kelakuan orang / kelompok yang mengadakan lomba / kontes / festival atau apapun namanya untuk membuat karikatur atau menggambar Nabi Muhammad Saw . Masalahnya kaum muslimin sendiri tidak pernah merilis atau mengeluarkan baik gambar / foto atau sekedar sketsa wajah  nabi Muhammad . tetapi mereka kok berani mengeluarkan / merilis wajah nabi Muhammad.  Lantas dasarnya apa ? kecuali jika kaum muslimin pernah merilis secara resmi wajah / gambar nabi Muhammad kepada publik , itu lain persoalannya.

Yang sangat mengherankan kenapa mereka tidak menyelenggarakan saja wajah / sosok dari tokoh  agama lain yang jelas – jelas telah mereka rilis / keluarkan baik itu berupa gambar atau patung  atau dalam bentuk lain . Contoh : wajah tuhan Yesus, patung Budha, patung Dewi Kwan In atau figur yang lain yang telah diterbitkan secara resmi oleh pemeluknya sendiri. Maka jika mereka mengadakan kontes masih bisa diterima karena ada dasar untuk meniru yaitu gambar / foto / patung yang telah dikeluarkan secara resmi oleh pemeluknya sendiri ( pihak gereja , Klentheng , Wihara dll ).

Lantas tujuanya apa mereka menyelenggarakan kontes gambar nabi Muhammad ? Pernahkah umat Islam menyelenggarakan kontes semacam itu untuk umat yang lain ? Pernahkah umat Islam menyakiti umat lain dengan secara resmi  membuat karikatur figur agama lain yang di sucikan ? Pernahkah umat Islam menyakiti perasaan umat lain dengan melecehkan baik itu kitab ataupun tokohnya  ( membuat  kitab / ayat –ayat palsu  atau wajah tokoh yang mereka agungkan ? ).

Mereka yang katanya menjunjung tinggi  dan meneriakan Hak Asasi ataupun Privasi seseorang ternyata mereka sendiri yang melanggarnya , meskipun saya yakin perbuatan tersebut tidak akan menggoyahkan kepercayaan  kami terhadap agama kami sekalipun berkali – kali mereka lakukan.  Bagi saya pribadi selaku umat muslim perbuatan melecehkan agama / kepercayaan orang lain itu tidak bermanfaat sama sekali dan hanya menyakiti perasaan saja kecuali jika memang dalam forum dialog secara resmi dimana  kita harus menjelaskan / mengemukakan alasan untuk mendukung kebenaran agama yang kita anut . ( ex : Dialog agama ).

Maka kadang saya  agak memaklumi jika ada pihak / muslim yang agak tersinggung dengan kelakuan mereka yang telah melecehkan / tidak menghargai agamanya karena umat muslim sudah sangat fair menjaga perasaan  dari pemeluk agama lain. Mudah – mudahan Allah memberikan petunjukNya kepada mereka yang telah menghina atau melecehkan baik itu Kitab  ataupun UtusanNya.

Dalam postingan saya kali ini , saya ingin memberikan karakteristik tentang sosok nabi Muhammad . Bukan dalam gambar / foto tapi hanya sifat , biar masing – masing berimajinasi  sendiri bagaimana figur nabi Muhammad  karena memang tidak ada gambar / foto yang legal dan dijamin kebenarannya. Dan rasulullah senidri melarang umatnya untuk mengabadikan  entah wajah atau sosoknya  .  Berikut hadisnya :

“ Janganlah kalian menyanjungku berlebihan sebagaimana orang-orang Nashrani menyanjung Putera Maryam, karena aku hanya hamba-Nya dan Rasul utusan-Nya.” ( HR. Ahmad dan Al-Bukhori ).

“ Itulah orang-orang yang bila ada orang sholih di antara mereka yang mati, mereka membangun tempat ibadah di atas kuburannya kemudian
membuat gambar-gambarnya. Itulah sejelek-jelek makhluk di sisi Allah.” ( HR. Ahmad dan Al-Bukhari )

“Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka.” ( HR. Abu Dawud ).

Demikian Rasulullah melarang umatnya  karena takut jika sepeninggal beliau umatnya akan mengkultuskan atau menyanjung yang berlebihan kepada beliau,  karena pada hakekatnya yang pantas kita sembah dan sanjung hanyalah Allah SWT , Tuhan seluruh alam. Mengabadikan / menggambar atau membuat patung bisa dikategorikan salah satu perbuatan menyanjung maka Rasulullah melarang umatnya untuk tidak meniru perbuatan orang lain yang yang mengagungkan / menyanjung tokoh - tokoh sholeh di agama mereka.

Maka dapat dimengerti mengapa umat Islam tidak pernah mengabadikan wajah  sosok beliau baik foto / gambar  apalagi merilis secara resmi ke publik . Dan setahu saya memang tidak ada  nabi  / utusan Allah  yang diabadikan melalui gambar atau foto.
Tetapi jika sekedar ingin mengetahui bagaimana wajah  dan sosok nabi Muhammad Saw, berikut ciri – cirinya :

1.  " Ali bin Abi Thalib (ra)  meriwayatkan: Rambut Rasulullah lurus dan sedikit berombak. Dia tidak berperawakan gemuk dan tidak pula tampak terlalu berat, dia berperawakan baik dan tegak. Warna kulit dia cerah, mata dia hitam dengan bulu mata yang panjang. Sendi-sendi tulang dia kuat dan dada dia cukup kekar, demikian pula tangan dan kaki dia. Badan dia tidak berbulu tebal, tapi hanya bulu-bulu tipis dari dada ke bawah sampai di pusar dia. Jika dia sedang berhadapan dengan seseorang, maka dia akan mengarahkan wajah dia ke orang tersebut (penuh perhatian). Di antara tulang belikat dia “tanda” kenabian dia. Dia adalah orang yang paling baik hati, orang yang paling jujur, orang yang paling dirindukan dan sebaik-baik keturunan. Siapa saja yang mendekati dia akan langsung merasa hormat dan khidmat. Dan siapa yang bergaul dengan dia akan langsung menghargai dan mencintainya. Saya belum pernah melihat orang lain seperti dia. (Riwayat dari Ali bin Abi Thalib).

2.  Hind bin Abi Halah (ra) menceritakan sebagai berikut: "Rasulullah (saw) memiliki pribadi mulia dan diakui sangat agung dalam pandangan orang yang melihatnya. Wajah dia bercahaya seterang bulan purnama. Dia sedikit lebih tinggi dari rata-rata kami tapi lebih pendek dari orang yang jangkung. Kepala dia lebih besar dari rata-rata, dan rambut dia agak keriting (berombak). Jika dapat dikuakan (dibelah), maka dia kuakan, Jika tidak dapat maka dia biarkan saja. Saat rambut dia agak panjang, akan mencapai kuping telinga dia. Kulit dia berwarna cerah dan dahi dia lebar. Alis mata dia lengkung hitam dan tebal, di antara alisnya nampak urat darah halus yang berdenyut bila dia emosi atau bergairah. Hidung dia agak melengkung dan mengkilap jika terkena cahaya serta tampak agak menonjol jika kita pertama kali melihatnya, padahal tidak demikian sebenarnya. Dia berjanggut tipis tapi penuh rata sampai di pipi. Mulut dia sedang, gigi dia putih cemerlang dan agak renggang. Pundak dia bagus dan terpasang kokoh, seperti di cor dengan perak. 


3.   "  Anggota tubuh dia yang lain serba normal dan proporsional. Dada dan pinggang dia seimbang ukurannya. Daerah di sekitar tulang belikat dia cukup lebar, dan terpasang dengan baik. Bagian-bagian tubuh dia yang tidak tertutup bulu lebat satupun nampak bersih dan bercahaya. Kecuali bulu-bulu halus yang tumbuh dari dada dan tumbuh sampai ke pusar. Lengan dan dada bagian atas dia berbulu. Pergelangan tangan dia cukup panjang, telapak tangan dia agak lebar serta baik telapak tangan maupun kaki dia padat berisi, jari-jari tangan dan kaki dia cukup langsing. Telapak kaki dia cukup lengkungannya dan atasnya halus serta bagus bentuknya, sehingga saat dia mencucinya, maka air akan meluncur dengan cepat ke bawah. Jika dia berjalan, dia melangkah dengan posisi badan agak condong ke depan, tapi dia melangkah dengan anggun. Langkah dia panjang dan cepat serta terlihat seperti turun (loncat) dari suatu ketinggian. Jika dia sedang berhadapan dengan seseorang, maka dia memandang orang itu dengan penuh perhatian. Pandangan dia selalu ditundukkan sesuai aturan (dalam Alquran), dan lebih sering melihat ke bawah daripada ke atas. Dia tidak pernah memelototi seseorang, pandangan mata dia selalu menyejukkan. Dia juga selalu berjalan agak di belakang, terutama saat melakukan perjalanan jauh dan dia selalu lebih dulu menyapa orang yang ditemuinya di jalan." (Hind bin Abi Halah (ra) telah diceritakan oleh Hasan bin Ali).

4.   ” Rasulullah (saw) memiliki mulut yang agak lebar, di mata dia terlihat juga garis-garis merahnya. Dan tumit dia langsing. Saya berkesempatan melihat Rasulullah (saw) di bawah sinar rembulan, dan (saya) perhatikan pula rembulan tersebut, bagi saya dia lebih indah dari rembulan tersebut." (Diriwayatkan Jabir bin Samurah).

5.    “Apakah rona wajah Rasulullah (saw) cemerlang seperti pedang yang mengkilap?” Ia menjawab “Tidak! tapi lebih mirip dengan purnama yang cerah.” (Diriwayatkan oleh Abu Ishaq dari Bara’a bin Aazib).

6.   " Abu Hurairah (ra) mengemukakan: "Rasulullah begitu rupawan, seperti dia dibentuk dari perak. Rambut dia cenderung berombak. Abu Hurairah (ra) juga meriwayatkan: Saya belum pernah melihat orang yang lebih baik dan lebih tampan dari Rasulullah (saw); roman mukanya secemerlang matahari, juga tidak pernah melihat orang yang secepat dia. Seolah-olah bumi ini digulung oleh langkah-langkah dia ketika sedang berjalan. Walaupun kami berusaha untuk mengimbangi jalan dia, tapi dia tampaknya seperti berjalan santai saja." (Diriwayatkan oleh Abu Hurairah).

7. "Gigi depan Rasulullah (saw) agak renggang (tidak terlalu rapat) dan jika dia berbicara tampak putih berkilau." (Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas).

Dari sekian karakteristik yang dimilikinya ternyata nabi Muhammad Saw memiliki kemiripan dengan Nabi Ibrahim, tentu tidak mengherankan karena beliau adalah keturunan nabi Ibrahim ( seperti kita ketahui nabi Muhammad bertemu dengan nabi Ibrahim dalam persitiwa Isra mi’raj ), seperti sabda beliau :

Imam Ahmad meriwayatkan, dari Yunus dan Hujain, dari Al-Laits, dari Abu Zubair, dari Jabir, dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

“…Setelah itu aku diperlihatkan sejumlah nabi. Di sana aku melihat Musa. Ia adalah contoh pria yang memiliki postur yang tegap . Kemudian aku melihat Isa bin Maryam, setelah aku amati dari dekat wajahnya sangat mirip dengan Urwah bin Mas’ud. Kemudian aku melihat Ibrahim, dan ketika aku amati dari dekat wajahnya mirip dengan orang yang bersama kalian ini (yakni dengan diri Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam sendiri).”
Dari Abu Hurairah, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah Saw : "..... Dan sungguh telah diperlihatkan kepadaku jama'ah para nabi. Adapun Musa, dia sedang berdiri shalat. Dia lelaki tinggi kekar seakan-akan dia termasuk suku Sanu'ah. Dan ada pula 'Isa bin Maryam alaihi`ssalam sedang berdiri shalat. Manusia yang paling mirip dengannya adalah 'Urwah bin Mas'ud ats-Tsaqafi. Ada pula Ibrahim 'alaihi`ssalam sedang berdiri shalat. Orang yang paling mirip dengannya adalah sahabat kalian ini, yakni beliau sendiri. Kemudian diserukanlah shalat. Lantas aku mengimami mereka. Seusai shalat, ada yang berkata (Jibril): "Wahai Muhammad, ini adalah Malik, penjaga neraka. Berilah salam kepadanya!" Akupun menoleh kepadanya, namun dia mendahuluiku memberi salam. ( HR Muslim  ).

Namun begitu tidak berarti bahwa kita tidak dapat melihat beliau karena bisa saja kita bertemu dengan Rasulullah Saw di dalam mimpi. Dari Abu Hurairah ra , Rasulullah bersabda " Siapa saja yang melihatku dalam mimpi , maka ia benar telah melihatku karena setan tidak mungkin menyerupai diriku " ( HR. Muslim no 2266 ).

How The Figure Of The Prophet Isa As ?

Salah satu nabi yang paling kontroversial atau menjadi perdebatan antara umat Islam dan Kristiani adalah nabi Isa As.  Karena di dalam Al Qur’an ( Firman Allah ) nabi Isa di sebut atau memilki kedudukan  hanya sebagai nabi / rasul Allah  saja, seperti halnya  nabi – nabi lain yaitu nabi Adam, Idris, Nuh, Ibrahim, Luth, Yakub,  Iskak, Yusuf, Sulaiman, Harun, yahya,  yunus,  Daud, Musa  dll. Tetapi dalam ajaran Kristen nabi Isa memiliki kedudukan sebagai Tuhan / anak Tuhan. Penciptaan nabi Isa tak ubahnya seperti penciptaan nabi Adam. Bedanya kalau nabi Adam diciptakan tanpa ayah ibu , sementara nabi Isa diciptakan tanpa ayah.

Jika yang dimaksud oleh ke dua agama tadi ( Islam dan Kristen )  bahwa figure nabi Isa adalah sosok yang berbeda  ( berarti 2 figure ). Jelas tidak, karena baik menurut Kristen atau Islam , nabi Isa mempunyai ibu yang bernama Maryam / Maria, sama – sama tidak memiliki ayah ( dilahirkan tanpa seorang ayah dalam proses kehamilannya ). Jadi jelas disini bahwa itu mengarah ke satu figure tetapi mempunyai kedudukan yang berbeda .  Seperti yang saya sebut tadi bahwa di Al Qur’an , Isa di posisikan hanya sebagai pesuruh Allah sementara bagi umat Kristiani di posisikan sebagai Tuhan / anak Tuhan.

Jika di media sosial atau dalam kehidupan sehari – hari sosok nabi Isa diperdebatkan khususnya antara 2 agama tadi tentu bukan hal yang mengherankan karena masing – masing memiliki kepentingan ,  masing – masing tentu ingin mempertahankan kebenarannya.

Seandainya sosok nabi Isa tidak di sebut dalam Al Qur’an , sudah tentu umat Islam pun tidak akan peduli / tidak  ikut campur tangan seperti halnya  kepada agama lain ( Tuhan lain ). Jadi jika selama ini sering terjadi perdebatan tentang figure nabi Isa , semata – mata karena ingin mempertahankan kebenaran informasi yang termuat dalam Al Qur’an sebagai Firman Allah yang mutlak kebenarannya bagi umat Islam.

Namun disini saya sedang tidak membahas siapa yang benar atau siapa yang salah karena sudah sangat jelas bagaimana  ke dua agama  tersebut  memposisikan figure nabi Isa. Oleh karena itu jelas  tidak ada yang mau mengalah , masing – masing pihak akan mempertahankan pendapatnya,  biarlah Tuhan yang Maha Esa nanti yang akan menghakimi , he..he...

Kalau bagi  saya pribadi terkait dengan nabi Isa bisa dibaca pada postingan saya yang lain yaitu God became Man, is it possible ? dan God ( Allah SWT ) created Man with 4 ways .

Saya hanya ingin menyampaikan sosok / figure nabi Isa menurut hadis Rasulullah Muhammad Saw yang mana beliau telah bertemu dengan nabi Isa saat Isra Mi’raj. Dari beberapa hadis Rasullah Saw ,  dapat digambarkan / disifatkan sosok nabi Isa  adalah sebagai berikut :

1.     Berambut ikal , rambutnya terbelah dua ( dalam kesempatan lain tampak lurus tergerai seperti habis dari pemandian )  dan memiliki mata yang tajam
2.     Berkulit  putih kemerah – merahan dan berwajah tampan
3.     Memilki bentuk tubuh yang bagus
4.     Memilki ukuran tinggi yang sedang dengan dada yang membusung.
5.     Mempunyai kemiripan dengan sahabat Rasulullah yaitu Urwah bin Mas’ud.

Demikian sedikit gambaran nabi Isa , paling tidak kita sedikit tahu bagaimana sosok  salah satu Rasul Allah yang lahir di bait lahm ( Betlehem ) ini.


About events of Isra Mi'raj and Sidratul Muntaha ( part 2 )

Kemudian kami mendatangi Langit Kedua. Ada yang bertanya: "Siapa ini?", dia menjawab: "Jibril". Ditanya lagi: "Siapa bersamamu?", dia menjawab: "Muhammad". Ditanya lagi: "Sudah waktunya ia diutus kepada-Nya?", dia menjawab: "Ya". Dikatakanlah: "Selamat datang untuknya dan sungguh sebaik-baik pendatang telah tiba". Ketika menjumpai Isa dan Yahya, keduanya berkata: "Selamat datang untukmu, wahai saudara dan nabi!". ( langit ke dua : Nabi Yahya  dan Nabi Isa ).
Lalu kami mendatangi Langit Ketiga. Ada yang bertanya: "Siapa ini?", dia menjawab: "Jibril". Ditanya lagi: "Siapa bersamamu?", dia menjawab: "Muhammad". Ditanya lagi: "Dan sudah waktunya ia diutus kepada-Nya?", dia menjawab: "Ya". Dikatakanlah: "Selamat datang untuknya dan sungguh sebaik-baik pendatang telah tiba". Saat menjumpai Yusuf, aku memberinya salam. Dia berkata: "Selamat datang untukmu, wahai saudara dan nabi!". ( langit ke tiga :  Nabi Yusuf )
Lantas kami mendatangi Langit Keempat. Ada yang bertanya: "Siapa ini?", dia menjawab: "Jibril". Ditanya: "Siapa bersamamu?", dia menjawab: "Muhammad". Ditanya lagi: "Dan telah waktunya ia diutus kepada-Nya?", dia menjawab: "Ya". Dikatakanlah: "Selamat datang untuknya dan sebaik-baik pendatang telah tiba". Tatkala menjumpai Idris, aku memberinya salam. Diapun berkata: "Selamat datang untukmu, wahai saudara dan nabi!". ( langit ke empat : Nabi Idris ).
Kemudian kami mendatangi Langit Kelima. Ada yang bertanya: "Siapa ini?", dia menjawab: "Jibril". Ditanya: "Siapa bersamamu?", dia menjawab: "Muhammad". Ditanya lagi: "Dan sudah waktunya ia diutus
kepada-Nya?", dia menjawab: "Ya". Dikatakanlah: "Selamat datang untuknya dan sungguh sebaik-baik pendatang telah tiba". Saat kami menjumpai Harun, aku memberinya salam. Diapun menjawab: "Selamat datang untukmu, wahai saudara dan nabi!". ( langit ke lima :Nabi Harun )
Lantas kami mendatangi Langit Keenam. Ada yang bertanya: "Siapa ini?", dia menjawab: "Jibril". Ditanya: "Siapa bersamamu?", dia menjawab: "Muhammad". Dikatakan: "Dan sudah waktunya ia diutus kepada-Nya? Selamat datang untuknya dan sebaik-baik pendatang telah tiba." Ketika menjumpai Musa, aku memberinya salam. Diapun dia berkata: "Selamat datang untukmu, wahai saudara dan nabi!". Tatkala aku berlalu, dia menangis sehingga ditanya: "Apa yang menyebabkanmu menangis?". Dia menjawab: " yang menyebabkan aku menangis yaitu pemuda ini yang diutus sesudahku. Umatnya yang masuk surga lebih utama daripada umatku yang memasukinya." ( langit ke enam : Nabi Musa ). ( baca when the Prophet Muhammad Saw died - part 3 ).
Lalu kami mendatangi Langit Ketujuh. Ada yang bertanya: "Siapa ini?", dia menjawab: "Jibril". Ditanya: "Siapa bersamamu?", dia menjawab: "Muhammad". Dikatakanlah: "Dan telah waktunya ia diutus kepada-Nya? Selamat datang untuknya dan sungguh sebaik-baik pendatang telah tiba." Saat menjumpai Ibrahim, aku memberinya salam. Diapun berkata: "Selamat datang untukmu, wahai putra dan nabi!". ( langit ke tujuh : Nabi Ibrahim ).
Ketika sampai ke langit tujuh Rasulullah melihat bangunan masjid  ( Baitul makmur ) maka Beliaupun bertanya kepada malaikat Jibril.
Tatkala dinaikkan ke Baitul Makmur, aku menanyai Jibril. Maka ia menjawab: "Ini adalah Baitul Makmur. Setiap hari di dalamnya shalat tujuh puluh ribu (70.000) malaikat. Jika mereka telah keluar, mereka tidak akan pernah kembali lagi ke sana sampai yang terakhir dari mereka."
Peristiwa di Sidratul Muntaha
Dan aku dinaikkan ke Sidratul Muntaha yang mana buahnya seperti bejana batu dan daunnya seperti telinga gajah. Pada akarnya terdapat empat sungai: dua sungai batin dan dua sungai lahir. Begitu kutanyai Jibril, ia menjawab: "Adapun dua yang batin (tidak tampak dari dunia) berada di surga, sedangkan dua yang lahir (tampak di dunia) adalah Nil dan Eufrat." Kemudian aku diwajibkan lima puluh shalat.( Hr.Al Bukhari).


 Ketika saya dimi'raj kan ke langit ke tujuh, saya diajak ke sidratul muntaha,… ketika pohon ini diliputi perintah Allah, dia berubah. Tidak ada seorangpun manusia yang mampu menggambarkannya, karena sangat indah. (HR. Abu Ya’la Al-Mushili 3450 dan dishahihkan Husain Salim Asad).

Dari beberapa hadis  Nabi Muhammad SAW menggambarkan bahwa daun Sidratul Muntaha menyerupai telinga gajah, dan mereka sangat besar: Satu dahan saja dari mereka akan menutupi seluruh dunia. Buahnya berbentuk seperti kendi air. Seluruh pohon yang ditelan oleh cahaya. Pohon ini dikelilingi dan dipeluk oleh banyak malaikat di atasnya. Malaikat Jibra'il juga memiliki tempatnya pada cabang-cabang pohon ini, dan itu adalah cabang yang terbuat dari zamrud hijau.
Kemudian malaikat Jibril membawa  Rasulullah Saw meneruskan perjalanannya ke  surga.
Dari Anas bin Malik, dari Nabi saw  telah bersabda “ Ketika aku jalan-jalan di Surga, aku mendekati sungai yang di kedua bantarannya terdapat kubah-kubah dari rangkaian mutiara. Aku bertanya: "Apa ini wahai Jibril?" Ia menjawab: "Ini adalah al-Kautsar yang diberikan Tuhanmu kepadamu." Maka ingatlah (ketahuilah) oleh kalian bahwa tanahnya atau debunya adalah kesturi yang harum semerbak".
Lantas sampailah mereka ke neraka .
Dari Anas bin Malik, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah Saw bersabda : Ketika aku dimi'raj kan , aku melewati suatu kaum yang mempunyai kuku-kuku dari tembaga. Mereka mencakari wajah-wajah dan dada-dada mereka. Aku bertanya: "Siapa mereka wahai Jibril?" .  Ia menjawab: " Mereka adalah orang-orang yang memakan daging  manusia  dan menumpuk – numpuk harta “.
Saat mereka turun,  kembali mereka bertemu nabi Musa ( di langit ke enam ). Dia bertanya “ Apa yang engkau bawa ? “. Kujawab “ Aku di wajibkan lima puluh shalat “. Dia berkata “ Aku lebih mengetahui manusia
dari padamu. Aku telah berurusan dengan Bani Israil dengan urusan yang sulit. Dan sesungguhnya umatmu tidak akan mampu. Maka kembalilah kepada Tuhanmu, kemudian mintalah (keringanan) kepada-Nya."
Oleh karena itu aku kembali. Akupun meminta (keringanan) kepada-Nya sehingga Dia menjadikannya empat puluh.
Kemudian seperti tadi (ketika bertemu Musa), lalu menjadi tiga puluh. Kemudian seperti tadi sehingga Dia jadikan dua puluh. Kemudian seperti tadi sehingga Dia jadikan sepuluh. Ketika aku bertemu Musa, ia berkata seperti tadi. Dia pun menjadikannya lima.
Tatkala aku bertemu Musa, ia berkata: "Apa yang engkau bawa?". Begitu kujawab: "Dia jadikan lima", ia (masih) berkata seperti tadi. Maka aku katakan: "Aku berserah diri dengan baik", sehingga diserukanlah: "Sesungguhnya Aku (Allah) telah menetapkan kewajiban-Ku serta meringankan hamba-Ku, dan Aku akan memberi pahala kebajikan sepuluh kalinya." ( HR Al Bukhari ).

Entri yang Diunggulkan

My writing Is My expression ...

Menulis adalah salah satu kegiatan yang aku  sukai sejak dulu bahkan sejak aku  masih duduk di bangku SMP .  Pada waktu itu menulis puisi a...