The Main Point : God is Different From Creatures

Berbicara tentang Mahluk ciptaan Allaah SWT sesungguhnya kita tidak akan pernah
mampu menghitungnya atau mengetahui  secara pasti berapa macam  jenisnya apalagi
 jumlahnya.

 Allaah SWT berfirman yang artinya :

 “ Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta),
ditambahkan kepadanya tujuh laut ( lagi ) sesudah ( keringnya ), niscaya tidak akan
habis-habisnya ( dituliskan ) kalimat Allaah. Sesungguhnya Allaah Maha Perkasa lagi
Maha Bijaksana “ ( Qs. Lukman : 27 ).

 Namun dari sekian banyak ciri-cirinya mahluk hidup mungkin dapat saya simpulkan sebagai berikut :

1.Setiap mahluk hidup selalu berkembang biak  , bahwa dalam diri  mahluk tersebut secara naluri ingin mempunyai keturunan

2.      Setiap mahluk hidup mengalami fasa –fase kehidupan seperti kelahiran sampai kematian

3.      Setiap mahluk hidup mengalami masa –masa pertumbuhan :
a.       Bayi /kecil – muda – tua –mati : Manusia
b.      Embrio  - Tunas – Produksi – Penuaan ( tidak produktif ) : Tumbuhan
c.       Masing-masing Hewan berbeda dalam fase perkembangannya.

4.      Setiap mahluk hidup membutuhkan makan ,  minum dan istirahat untuk kelangsungan  hidupnya .

5.      Setiap mahluk  hidup diciptakan mempunyai kelamin  / berpasang-pasangan :
a.      Untuk manusia  ada Laki-laki dan Perempuan
b.      Untuk hewan ada Jantan dan Betina
c.       Untuk Tumbuhan ada Benangsari dan Kepala Putik

6.    Memiliki  kesamaan antara mahluk hidup yang satu dengan yang lainnya  ( pada manusia, binatang  dan tumbuhan  )
Contohnya  : 
a.      Memiliki perasaan  : Sedih, Gembira, Cemburu, Marah , Cinta, Kasih Sayang   dll
b.      Dari segi fisik dengan  bertambahnya umur terjadi perubahan fisik seperti tumbuhnya rambut  (pada manusia / hewan  semakin tua semakin lebat , kulit   semakin keras dll ,pada tumbuhan bertambah lebat / kuatnya akar , daun dll )

             7. Semua mahluk yang pernah hidup akan mengalami kematian / kepunahan.

             8. Memiliki  silsilah / garis keturunan.

Dari beberapa sifat atau karakter tersebut yang terdapat pada seluruh mahluk  hidup
tidak dimiliki oleh Allaah sebagai Dzat yang telah menciptakan mahluk-mahluk tersebut.
Hal ini sekaligus membuktikan dan menunjukan bahwa Tuhan memang berbeda
dengan mahluk ciptaanNya .


Terkait dengan perihal yang saya tulis ini , Allaah SWT berfirman yang
artinya :
“  Allaah tiada mengantuk , juga tidak tidur “ ( Qs. Al –Baqarah : 255 )

 " Dia tiada melahirkan  dan tidak pula dilahirkan  " ( Qs. Al-Ikhlas : 3 )

“Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah,” (QS. Al-Qashash: 88).

“Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak
akan dapat dikalahkan,” (QS. Al-Waqi’ah:60)

    “Maka jika datang waktu kematian mereka, tidak bisa mereka tunda dan dan
    mendahulukannya sedetikpun,” [QS. An-Nahl: 61].

“Setiap jiwa pasti akan merasakan mati,” (QS. Ali Imran: 185).

“ Dialah Allaah yang menciptakan kematian dan kehidupan, untuk menguji siapa diantara
kalian yang terbaik amalnya”. [QS. Al-Mulk:2] 

KEPADA-MU ( Yang Telah Membuatku Jatuh Cinta Untuk Kesekian Kali )


cinta yang tak pernah menyakiti
cinta yang tak pernah disesali
cinta yang tak pernah mati
cinta yang tidak menimbulkan dendam
cinta tanpa benci
cinta tanpa cemburu
cinta tanpa hasrat
cinta tanpa asmara
cinta tanpa syarat
cinta tanpa prasangka
cinta tanpa tendensi
cinta tak membuat luka
cinta tak membuat kecewa
cinta tak membuat frustasi
cinta tanpa biaya
cinta tanpa galau
cinta tanpa " nek "
cinta yang tulus
cinta yang ikhlas
cinta yang murni
cinta yang natural
CINTA yang sebenar-benarnya CINTA
hanya menumbuhkan " kerinduan " dan ' ketenangan "
oh,,,,,,ternyata banyak sekali rasa cinta yang kupunya jika itu tentang-MU
 (  Allaah , My love  )

you don't need to be Muslim to stand up for Gaza , you just need to be Human !

KEMERDEKAAN ADALAH HAK SEGALA BANGSA OLEH KARENA ITU PENJAJAHAN DIATAS DUNIA HARUS DIHAPUSKAN   !!!!!!!


Kabar apakah yang sampai padamu tentang Palestina?
Apakah sampai padamu berita tentang rumah-rumah yang dihancurkan tanah-tanah meratap berpindah tuan, bahkan manusia yang dibuldozer?
Apakah sampai padamu berita tentang air mata yang tumpah dan menjelma minuman sehari-hari tentang jadwal makan yang hanya sehari sekali atau listrik yang menyala cuma empat jam sehari?
Apakah sampai padamu berita tentang kanak-kanak yang tak lagi berbapak, tentang ibu mereka yang diperkosa atau diseret ke penjara?
Para balita yang menggenggam batu dengan dua tangan mungil mereka menghadang tentara zionis Israel, lalu tangan kaki mereka disayat dan dibuntungi
Apakah sampai padamu berita tentang masjidil Aqsha di halamannya menggenang darah dan tubuh-tubuh yang terbongkar
Peluru yang berhamburan di udara menyanyikan lagu kematian menyayat nadi kekejaman yang melebihi fiksi dan semua film yang pernah kau tonton di bioskop dan televisi
Kebiadaban yang mahanazi
Tapi orang-orang di negeriku masih saja mengernyitkan kening;
“Palestina? Untuk apa memikirkan Palestina? Persoalan di negeri sendiri menjulang!”
Mereka bersungut-sungut tak suka
Membatu,
tak jarang terpengaruh menuduh pejuang kemerdekaan Palestina yang membela tanah air mereka sendiri sebagai teroris!
Duhai, maka kukatakan pada mereka: Tanpa abai pada semua persoalan di negeri ini
Atas nama kemanusiaan: menyala-lah!
Kita tak bisa hanya diam menyaksi pagelaran mahanazi, sambil mengunyah menu empat sehat lima sempurna dan bercanda di ruang keluarga
kita tak bisa sekadar menampung pembantaian-pembantain itu dalam batin atau purapura tak peduli
Seorang teman Turki berkata:
“mereka yang membatasi ruang kemanusiaan dengan batas-batas negara, sesungguhnya belum mengerti makna kemanusiaan
Hai Amr Moussa tanyakan pada Liga Arab belum tibakah masanya bagi kalian bersatu, membuka hati, berani berhenti mengamini nafsu Amerika yang seharusnya kita taruh di bawah sepatu?

apakah Perserikatan Bangsa-Bangsa itu nyata? Sebab tak pernah kami dengar PBB mengutuk dan memberi sanksi pada mahanazi teroris zionis Israel yang pongah melucuti kemanusiaan dan keberadaban dari wajah dan hati dunia
Apakah kalian, apakah kita tak malu,
Karena sesungguhnya kita bisa melakukan sesuatu: menyebarkan tragedi keji ini pada hati-hati yang bersih, memberi meski sedikit apa yang kita punya dan mendoakan Palestina
Apakah sampai padamu, berita tentang mahanazi itu?
Tentang Palestina yang bersemayam kokoh di hati mereka yang diberi kurnia?
Seperti cinta yang tak bisa kau hapus dari penglihatan dan ingatan, airmata, darah, dan denyut nadi manusia
Lawan Mahanazi!
(Helvy Tiana Rosa)

Life in the Grave, how your situation ?

Jika banyak orang mengatakan hidup adalah misteri , mungkin sebagian   ada benarnya  karena memang kita tidak pernah bisa memprediksi  apa yang akan terjadi  beberapa  menit kemudian bahkan dalam hitungan detik kedepan.  Tidak satu orangpun  yang dapat menjamin  kehidupan dimasa depan sekalipun mereka Milyuner, Ilmuwan ,Pakar di bidang apa saja dll terutama mengenai usia  yang dimilikinya.

Tetapi jika saya katakan hidup itu bukan hanya misteri tetapi juga riil,  saya kira juga tidak salah karena hidup itu bukan angan-angan tetapi perbuatan atau nyata dilakukan seperti halnya kita pernah hidup di dalam rahim atau kandungan ibu kita meskipun kita lupa bagaimana keadaan / situasi sewaktu kita hidup di dalamnya.  Tetapi itu benar-benar nyata bahwa setiap manusia pernah tinggal disana kecuali nabi Adam dan ibu Hawa .

Dari sini sesungguhnya Allaah secara tidak langsung  memberitahu kita bahwa betapa lemahnya diri kita , betapa tak berdaya mahluk yang berstatus manusia itu karena sekedar untuk mengingat kehidupan di dalam rahim yang pernah kita tempati saja tidak mampu sekalipun itu Ilmuwan atau orang terhebat sekalipun , tidak akan pernah mampu mengingatnya ! Padahal di dalam Al Qur;an dan Hadis disebutkan peristiwa yang terjadi pada manusia ketika berada dalam kandungan. Masihkah kita  sombong dengan mengingkari keberadaan Tuhan yang telah menciptakan kehidupan ini atau tidak mempedulikan Firman-firmanNya ?

Ada banyak pertanyaan yang memenuhi pikiran saya terkait dengan kehidupan di dalam rahim  dengan kehidupan di dalam kubur ( alam sesudah kematian / persinggahan sementara sebelum menuju alam akhirat  ). Sekalipun banyak hadis yang membahas kehidupan di dalam kubur tetapi tetap menjadi teka-teki bagaimana kehidupan disana kelak , apakah kita benar-benar lupa dengan kehidupan kita sewaktu kita hidup di  dunia atau sebaliknya kita bisa mengingatnya dengan baik ( kecuali kelak pada saat hari pembalasan karena kita akan diperlihatkan segala sepak terjang kita sewaktu hidup di dunia ) .

Mendasari kenyataan bahwa  kita tidak pernah mampu mengingat sama sekali dua kehidupan  yang pernah kita lalui sebelumnya yaitu kehidupan sebelum di dalam  rahim dan kehidupan sewaktu  di dalam rahim  / kandungan . Mungkinkah kitapun akan lupa dengan kehidupan kita di dunia pada saat kita berada di  alam kubur ?  bagaimana situasinya apakah gelap gulita atau terang benderang saat kita hidup disana kelak ? ach....jika listrik mati saja membuatku terasa  begitu mencekam , apalagi  di dalam kubur ! Mungkin cara yang paling bijaksana untuk menghadapinya adalah dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum kita sampai kesana . Ya Allaah,,,kasihanilah kami ,aamiin.


Be careful ! Soybean Tempeh can cause high blood pressure !

Ketika aku sedang asyik menyelesaikan pekerjaanku . Aku mendengar  Nasrul berkata kepada Riana.

  “ Rin , kamu hati-hati lho jangan kebanyakan makan tempe ( makanan olahan dari kedelai ) nanti bisa darah tinggi “ katanya.

 “ Masa sih bukankah kedelai itu baik ? “ Jawab Riana  dengan nada yang tidak pecaya .

“ Iya tapi kalau terlalu sering mengkonsumsi itu bisa membuat darah tinggi lho ! “ Jawabnya serius .

“ kata siapa ? kalau daging kambing aku percaya “ Sanggahnya lagi.

“ Lha tetanggaku mas yanto, setiap hari dikasih makanan tempe sama istrinya. Hampir setiap jam makan selalu ada hidangan tempe di mejanya.” Lanjut Nasrul.

“ Terus ,.......” Riana  menanti kelanjutan ceritanya Nasrul.

 “ Pada suatu hari sepulang dari tempat kerja, mas Yanto mungkin karena lapar langsung menuju ke meja makan dan membuka tudung sajinya , tak lama kemudian ia berkata kepada istrinya “ Mah.......!! tempe lagi ! tempe lagi ! Tidak pagi tidak sore ! apa tidak ada makanan lain selain tempe ? “ tanyanya dengan nada tinggi ( marah ) sambil menggebrak meja.”

Mendengar itu Riana langsung ngakak , rupanya dia memahami gurauan yang disampaikan oleh Nasrul “ halah, bohong! “ katanya sambil masih tertawa.

Nasrulpun tertawa lantas melanjutkan  “ makanya Rin, kamu kalau menghidangkan makanan yang bervariasi, jangan kaya istrinya mas Yanto tiap hari di suruh konsumsi tempe terus ya bosan,  jadinya  darah tinggi deh.”

    Mendengar  percakapan  mereka, akupun  ikut tersenyum “ gurauan hari ini  “ catat !  hahaha.






The Mistery Of Dream !

Salah satu hal yang sangat ingin aku ketahui adalah tentang mimpi . Apakah sebenarnya yang terjadi dengan kita pada saat kita bermimpi  ? Bagiku itu hal yang sangat misterius , seperti halnya ruh atau nyawa.

Dalam hadis Rasulullah Saw bersabda “ Siapa saja yang melihatku dalam mimpi , maka ia benar telah melihatku karena setan tidak mungkin menyerupaiku “  ( HR. Muslim ).

Bila merujuk pada hadis tersebut maka ruh kita dapat dikatakan punya kesempatan atau peluang untuk bertemu dengan Rasulullah dan bisa juga dipahami bahwa kemungkinan untuk bertemu dengan setan juga dapat.

Maka dari hadis itu pula aku berpikir bahwa apakah pada saat   tidur ruh kita  melayang atau menggembara kemana-mana ? Apakah jika kita bermimpi bertemu dengan seseorang , apakah ruh kita benar-benar bertemu dengan ruh orang tersebut ?

Apakah pertemuan yang sebenarnya  antar ruh itu hanya berlaku khusus untuk Rasulullah Saw saja ? sedangankan untuk manusia yang lain tidak bisa ( belum tentu bertemu dengan sesungguhnya ) .
Karena pada suatu ketika temanku bermimpi bertemu denganku , kemudian dia bercerita dan bertanya apakah aku juga bermimpi ketemu dia pada saat yang sama ?

Dan ternyata pada saat itu aku tidak bermimpi , apalagi bertemu dengannya  :D. Maka aku menyimpulkan bahwa ketika kita mimpi bertemu dengan seseorang tidak berarti orang tersebut juga memiliki mimpi yang sama dengan kita.

Pada suatu ketika aku bermimpi melihat kehidupan / pemandangan  sesuatu yang sangat asing , diluar atau jauh dari pemikiranku. Disaat lain aku bermimpi tentang sesuatu yang jika aku hubungkan ternyata terkait dengan kondisi tubuhku sendiri misalnya kehausan , lapar dan ketika terbangun memang aku dalam keadaan haus / lapar :D ataupun terpengaruh oleh suara dari luar / sekitar.

Misalnya mimpi melihat orang sedang adzan , kemudian terbangun dan ternyata memang di masjid saat itu sedang berkumandang  adzan.
 Hm...lalu , apa sebenarnya yang terjadi dengan kita disaat mimpi ya ?

Aku coba cari refensi tentang mimpi , tapi menurutku tidak banyak membantu untuk dapat menjawab pertanyaanku.
Jika aku merujuk dalam Al Qur’an dimana dalam surat Yusuf ayat  4 – 6 , dalam surat tersebut disebutkan :

 “ ( ingatlah ) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, “ wahai ayahku ! Sungguh aku melihat sebelas bintang , matahari dan bulan ; kulihat semua sujud kepadaku .”

“ Dia ( ayahnya ) berkata “ Wahai anakku ! janganlah engkau ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu, mereka akan membuat tipu daya ( untuk membinasakan ) mu . Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagi manusia “.

“ Dan demikianlah, Tuhanmu telah memilih engkau ( untuk menjadi nabi ) dan mengajarakan kepadamu sebagian dari takwil mimpi dan menyempurnakan ( nikmatNya) kepadamu dan keluarga Yakub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmatNya kepada kedua orang kakekmu sebelum itu, ( yaitu ) Ibrahim dan Ishak. Sungguh Tuhanmu Maha Mengetahui, Maha Bijaksana “.

Didalam Surat Yusuf ,  Allaah berfirman bagimana Allaah telah memberi kemampuan kepada Nabi Yusuf untuk mengartikan arti mimpi diantaranya mimpi dari Al Aziz, seorang pembesar dari Mesir. Maka dari surat Yusuf dapat disimpulkan bahwa mimpi juga termasuk salah satu petunjuk dari Allaah kepada  hambaNya dalam hal ini bagi nabi Yusuf , bagi orang yang dipenjara bersama nabi yusuf dan bagi Al Aziz ( pembesar / raja Mesir ).

Adapun hadis Rasulullah tentang mimpi diantaranya yaitu :

“ Mimpi itu ada tiga macam : Bisikan hati, ditakuti setan dan kabar gembira dari Allaah  “ ( HR. Bukhari dan Muslim ).

Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah Saw bersabda " Jikalau zaman sudah dekat, yakni dekat dengan datangnya hari kiamat, maka impian seorang mukmin hampir tidak dusta dan impian seorang mukmin itu adalah sebagian dari empat puluh enam bagian dari kenubuwatan ". ( Mutaffaq 'alaih ).

“ mimpi buruk berasal dari setan, maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk , hendaklah meminta perlindungan kepada Allaah karenanya ‘ ( HR. Bukhari ).

Dari Jabir ra, ada seorang arab badui datang menemui Rasulullah, kemudian bertanya “ Ya Rasulullah , aku bermimpi kepalaku dipenggal lalu menggelinding kemudian aku berlari kencang mengejarnya. Nabi Saw bersabda kepada orang tersebut “ jangan kamu ceritakan  kepada orang lain ulah setan yang mempermainkan dirimu di alam mimpi “. ( HR. Muslim ).

“ Apabila salah seorang diantara  kalian bermimpi yang tidak disenanginya maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allaah dari gangguan syetan  tiga kali “ ( HR. Muslim ).

Merujuk dari hadis Rasulullah Saw maka apakah kemungkinkan ruh kita dapat bertemu dengan setan di alam mimpi seperti yang saya sampaikan diawal ? tapi bagaimana prosesnya ?

Jika aku simpulkan mungkin mimpi ini dapat berarti :

1.  Petunjuk dari Allaah Swt. ( Al Qur’an dan Hadis )
2.  Karena  perbuatan setan ( hadis ).
3.  Akibat dari keadaan atau  kondisi seseorang.  ( psikis dan jasmaninya ).
4.  Akibat suasana lingkungan seseorang tersebut .

Tapi apa sebenarnya yang terjadi dengan kita pada saat mimpi belum bisa dijelaskan dengan teori manusia saat ini ( menurutku ) . Bagiku mimpi itu Tetaplah Misteri dan merupakan salah satu bukti Kekuasaan Allaah . 

My writing Is My expression ...

Menulis adalah salah satu kegiatan yang aku  sukai sejak dulu bahkan sejak aku  masih duduk di bangku SMP .  Pada waktu itu menulis puisi adalah hobiku , sayang puluhan puisi yang aku tulis tidak aku simpan dengan baik , kalau masih ada inginnya aku tulis lagi  diblog ini, hitung-hitung merefresh masa lalu. Jika aku baca sekarang mungkin lucu-lucu ya,,,:D

Selanjutnya  meningkat mulai  menulis cerpen, atrikel dan apa saja untuk mengisi buletin kantorku biarpun honornya kecil tapi aku senang,  karena disamping menjalankan tugas sekaligus menyalurkan hobiku. Ketika aku pindah kantor maka hobiku menulis berhenti total.

Kini aku coba menulis lagi, aku termotivasi untuk menulis tentang apa saja , terutama terkait dengan Dzat yang begitu mempengaruhi hidupku, Dzat yang aku cintai melebihi apapun  di dunia ini ( mudah-mudahan akan tetap begitu selamanya hingga  saat aku kembali kepadaNya , aamiin ).

Aku menulis dengan tema ataupun topik yang ringan-ringan saja karena aku bukan ustadah atau ahli agama , aku hanya seorang hamba Allaah yang mencintai Tuhannya  dan aku ekspresikan cintaku lewat tulisan  semampuku.


Jika bermanfaat untuk orang lain alhmadulillaah , kalaupun tidak , seperti yang aku sampaikan sebelumnya bahwa menulis  bagiku adalah  bentuk ekspresi cintaku kepada Tuhanku sekaligus menyalurkan hobiku. Bagiku Allaah SWT adalah sumber inspirasi yang tak pernah kering , banyak sekali hal yang bisa ditulis tentang Dia .

Inginya dapat  menulis tiap hari , sayangnya waktu kadang tak memungkinkan , paling jika senggang dan kondisi good mood . Bagi aku sendiri menulis itu mengasyikan  dan merupakan rekreasi pikiran karena bisa melayang kemana-mana bahkan masuk ke dunia khayal  hehe...

Dan salah satu keuntungan atau manfaat dari menulis  atau berpikir adalah mempertajam daya ingat otak sehingga dapat mencegah penyakit lupa lebih dini.

Maka bagi semua yang suka bercerita dan berkhayal kenapa tidak anda tuangkan saja lewat tulisan ( membuat blog ) ? Siapa tahu tulisan anda bermanfaat bagi orang lain .


GOD ( Allah SWT ) created man with 4 ways




a. Nabi Adam diciptakan tanpa  ayah dan ibu ( tanpa  unsur laki-laki dan perempuan )
b. Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam ( tanpa unsur perempuan )
c. Nabi Isa diciptakan hanya lewat ibu ( tanpa unsur laki-laki)
d. Selain ke 3 orang diatas diciptakan melalui ayah dan ibu ( melalui  unsur laki-laki dan perempuan )

" Hai sekalian manusia , bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri ( Adam ), dan dari padanya Allah menciptakan isterinya: dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakan  laki-laki dan perempuan yang banyak.Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan ( mempergunakan ) namaMya kamu saling meminta satu sama lain dan ( periharalah ) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu "  ( Qs. An Nisa :1 )



" " Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam kitab (Al Quran ), yaitu ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur (Baitulmaqdis),"

" Lalu dia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka dia menampakkan diri di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna."


" Dia (Maryam) berkata, "Sungguh, aku berlindung kepada Tuhan yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa”

" Dia (Jibril) berkata, "Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menyampaikan anugerah kepadamu seorang anak laki-laki yang suci.”

Dia (Maryam) berkata, "Bagaimana mungkin aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada orang (laki-laki) yang menyentuhku dan aku bukan seorang pezina!"

 "Dia (Jibril) berkata, "Demikianlah.” Tuhanmu berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku, dan agar Kami menjadikannya suatu tanda (kekuasaan Allah) bagi manusia dan sebagai rahmat dari kami; dan hal itu.adalah suatu urusan yang sudah diputuskan.” 

" maka dia ( Maryam ) mengandung, kemudian dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ketempat yang jauh )"

( Qs. Maryam : 16)

Dari ayat-ayat tersebut dapat kita pahami tentang penciptaan manusia, bahwa manusia diciptakan Allah dengan berbagai versi. Tentu hal ini menunjukan betapa mudahnya bagi Allah untuk sekedar menciptakan manusia sekaligus memperlihatkan betapa hebat dan besarnya Allah dihadapan kita sebagai mahlukNya. Kebesaran Allah dalam menciptakan manusia juga bisa kita lihat dari beberapa firman-firmanNya diantaranya :


" Berapa banyak umat yang telah kami binasakan sebelum mereka, sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap dipandang mata " ( QS Maryam :74 )


" Maka tidaklah menjadi petunjuk bagi mereka ( kaum musrykin ) berapa banyaknya kami membinasakan umat sebelum mereka, padahal mereka berjalan ( dibekas-bekas ) tempat tinggal umat itu ? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal " ( QS. Thaha: 128 )


Allah dalam menciptakan manusia,  bukan hanya CARANYA saja yang BERBEDA tetapi juga Jenis nya,  dengan bermacam-macam Suku, Ras, Bangsa dll  dengan tujuan agar kita saling mengenal satu sama lainnya , seperti dalam firmanNya.


 "  Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal " ( QS. Hujurat :13 )


 Demikian menurut pendapat saya tentang Bagaimana cara  Allah menciptakan manusia dengan merujuk pada Firman-firmanNya.









GRAVE PUNISHMENT !

Adakah orang yang tidak takut dengan azab kubur ? saya yakin semua manusia normal dan beriman pasti takut mendapatkannya. Kadang masih ada orang yang bertanya tentang kebenaran azab kubur  sebagaimana keraguan mereka tentang adanya surga dan neraka.


Menurutku jika kita bisa  mengetahui dan mendengar azabnya maka tidak perlu lagi ada agama ! tidak perlu lagi ada Utusan Allaah !  karena inti dari tekai-teki hidup ini sudah terjawab , tidak ada lagi hal yang diragukan karena sudah ada buktinya ! lantas buat apa Nabi dan Rasul diutus jika semua sudah dapat kita lihat dan rasakan hal-hal yang gaib itu ? 

Sesungguhnya hal-hal yang gaib seperti adanya siksa atau azab kubur sudah Allaah berikan bocorannya kepada kita melalui Rasul-RasulNYa dan karena  kita umat Nabi Muhammad SAW maka sudah tentu  informasi itu disampaikan melalui  Nabi Muhammad SAW.

Lantas apa saja bocoran yang disampaikan Rasulullah SAW tentang azab kubur itu ?

Pada suatu hari Aisyah bertanya kepada Rasulullah SAW “ Ya, Rasulullaah ! Adakah azab kubur itu ? “ jawabnya “ Ya, ada, mereka akan diazab dalam kuburnya dengan azab yang hanya didengar oleh binatang-binatang ( saja )”.

Bercerita kepada kami Abu Muhammad bin Abdil haq Al-Asbily dari Abu hakim bin Barjan , bahwa orang-orang  telah menguburkan mayat di desa mereka. Setelah selesai menguburkannya , mereka ke pinggir jalan dan hendak berbincang-bincang sedangkan di dekat mereka ada binatang yang sedang digembala. Ketika binatang itu menoleh ke kubur , maka telinganya dimiringkan kearah kubur itu seolah-olah mendengar sesuatu, kemudian berpaling dan sekali lagi dimiringkannya dan begitulah seterusnya. Lalu aku teringat kepada sabda Rasuullah SAW yang menyatakan bahwa  mayat itu sedang diazab dalam kuburnya dengan azab yang didengar oleh binatang ternak dan hewan “.  ( disampaikan oleh Al hafizf Al –Qurthuby ). 

Dari Zaid bin Tsabit diceritakan bahwa sewaktu kami bersama Rasulullah dalam perjalanan dan sampai di daerah bani najr , beliau melihat ada lima sampai enam kubur , kemudian beliau bertanya “ Kuburan siapakah itu ? Siapakah yang tahu ?” . Seseorang berkata “ Aku, ya Rasulullah “ Beliau bertanya “ Kapan matinya ?” Jawabnya “ Mati dalam keadaan syirik “ .
Beliau bersabda “ Mereka diberi cobaan dalam kuburannya . Andaikan tidak karena kalian akan dikubur juga , maka aku akan mohon kepada Allaah untuk memperdengarkan azab kubur itu kepada kalian, yang terdengar lebih jelas daripada mereka itu “.lalu beliau menghadap kami dan bersabda “ Mohon perlindunganlah kalian kepada Allaah dari azab kubur ( beliau ucapkan sebanyak tiga kali ), mohonlah perlindungan kepada Allaah dari fitnah kubur, dan dari fitnah hidup dan mati serta dajjal “ ( HR. Muslim ).

Ibnu Abbas meriwayatkan , bahwa Rasulullah sewaktu berjalan melalui dua kuburan , beliau bersabda “ Mereka berdua sedang diazab, dan tidak diazab dalam dosa yang besar . yang seorang adalah karena tidak bersuci dari kencing , sedangkan yang lainnya menyebarkan fitnah ( adu domba ) dan seterusnya . Kemudian nabi mengambil batang ( pelepah )  korma yang masih basah dan dibelah menjadi dua, kemudian ditancapkan di atas kubur mereka masing-masing. Para  sahabat bertanya :  Untuk apakah itu ya Rasulullah ? Jawabnya “ Semoga Allaah meringankan azabnya selama pelepah korma itu belum kering “.( HR. Muslim ).

Seorang ahli fiqih ( Abu Al-Laits As-Samarqandy ) menyatakan jika kita ingin menghindarkan diri dari siksa kubur maka membiasakan diri melakukan empat perkara yaitu menjaga sholat, bersedekah, memperbanyak membaca Al Qur’an dan memperbanyak membaca tasbih.

Serta menghindarkan diri dari empat perkara yaitu berdusta, khianat, adu domba dan tidak berhati-hati buang air kecil ( kencing ).

Mengenai buang hajat kecil , Rasulullah bersabda “ Bersucilah kamu sekalian dari kencing , karena sesungguhnya kebanyakan siksa kubur itu dari sebab kencing “.

Demikian informasi-informasi yang disampaikan Rasulullah SAW tentang Azab Kubur kepada kita selaku umatnya, tentu saja diharapkan  agar kita dapat terhindar dari azab kubur ketika kita  mendiaminya kelak.



The Grave As The First Port Of Afterlife

Setiap kali saya teringat akan Alam Kubur atau Alam barzakh , mulut  terasa tercekat, leher seperti tercekik sementara air mata  meleleh tanpa bisa ditahan. Bagi saya pribadi entah kenapa alam itu terasa begitu menakutkan , hingga  makananpun sulit saya telan , ketika  ingat alam kubur .

Alam kubur adalah suatu alam perantara antara alam dunia dan akhirat . sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah “ Kubur adalah persinggahan pertama dari persinggahan-persinggahan akhirat dan persinggahan terakhir dari persinggahan-persinggahan dunia “.  ( adanya korelasi kehidupan ruh  dari alam arwah,  kandungan, dunia , kubur sampai nanti akhirat ).

Di dalam kubur sang mayit akan dihidupkan kembali untuk mendapatkan balasan  ( nikmat atau siksa / azab ) sesuai amal perbuatannya  ketika di dunia . jika mendapat kenikmatan maka menjalani kehidupan alam barzakh dengan ketenangan dan kelapangan sebaliknya jika azab yang didapat maka kepedihan dan kesengasaraan yang dialaminya.  ( mungkinkah  sebagai  contoh kecil kehidupan  akhirat yaitu  surga dan neraka ? Hanya Allaah yang mengetahui ).

Saya membayangkan jika di dunia saja , saat listrik mati begitu menakutkan, mencekam dan menyesakkan dada seperti sulit bernafas apalagi  kelak di alam barzakh dimana kita tinggal sendiri ditempat yang gelap, dingin dan sempit. Belum lagi jika ditambah azab atau siksa kubur  , dan keadaan ini berlangsung sampai kelak saat kita dibangkitkan dari alam kubur. Akh....sangat menyesakkan dada !

Jika di Hari kiamat mungkin kita masih bisa mengharapkan syafaat dari  Nabi Muhammad SAW , dan di  Neraka , kita bisa meninggalkannya  setelah dosa-dosa kita terampuni ( mudah-mudahan sebentar saja atau tidak sama sekali , meski   saya meyakini setiap manusia biasa pasti memiliki dosa tetapi semoga Allaah mengampuni dosa-dosa kita, aamiin ),  maka di alam kubur siapa yang dapat menolong kita ?  Memang banyak  ibadah  dan amalan yang dapat meringankan siksa kubur tapi siapa yang dapat menjamin jika ibadah yang kita  lakukan bersih dari  riya, ujub, syirik , kemunafikan  dll.  

Kadang saya berfikir sungguh  beruntung mereka yang kembali kepada Allaah dalam keadaan masih suci seperti bayi , balita atau  pada usia kanak-kanak , karena dipastikan  dapat langsung menempati syurga ( kemungkinan tidak mendapat azab kubur ).

Tetapi mengingat segala sesuatu menjadi hak mutlak  Allaah , maka yang dapat saya lakukan  adalah mensyukurinya dan mempersiapkan sebaik mungkin agar bisa melalui tahap demi tahap kehidupan atau alam dengan baik  sehingga apa yang menjadi tujuan akhir dapat saya capai yaitu bertemu denganNYA kelak.

Memang di dalam Al Qur’an sedikit sekali Allaah menginformasikan tentang siksa kubur tetapi dalam hadis Rasulullah banyak dijelaskan / diceritakan tentang azab / siksa kubur.

“ Azab kubur itu adalah benar adanya “ ( HR. Bukhari dan Mulim ).

Yang menjadi renungan “ Sudah siapkah kita memasukinya ? “

 Karena tidak ada yang pasti di dunia ini selain Kematian !!!

Sedangkan kematian tidak memerlukan syarat !!!

Entri yang Diunggulkan

My writing Is My expression ...

Menulis adalah salah satu kegiatan yang aku  sukai sejak dulu bahkan sejak aku  masih duduk di bangku SMP .  Pada waktu itu menulis puisi a...