YOU
Kau adalah Ketakutanku
Kerinduanku
Harapanku
Kegelisahanku
Ketenanganku
Keindahanku
Kehidupanku
Kau adalah Tujuanku ..............
Hanya PadaMu , kutautkan hatiku
Padamu , Pemilik sejati segala yang diLangit dan di Bumi
Apakah aku berlebihan ? aku tak peduli !!!!!
Karena hanya ini yang bisa kulakukan
MemujiMU , MemujiMU
dan terus ..................MemujiMU
Kerinduanku
Harapanku
Kegelisahanku
Ketenanganku
Keindahanku
Kehidupanku
Kau adalah Tujuanku ..............
Hanya PadaMu , kutautkan hatiku
Padamu , Pemilik sejati segala yang diLangit dan di Bumi
Apakah aku berlebihan ? aku tak peduli !!!!!
Karena hanya ini yang bisa kulakukan
MemujiMU , MemujiMU
dan terus ..................MemujiMU
Then , Where is LOVE ?
Aku masih saja tidak mengerti, aku masih saja belum memahami apa itu hakikat cinta yang sejati , hakikat cinta yang sesungguhnya. Aku yang tidak normal dengan hati dan pikiranku atau justru sebaliknya mereka yang kurang normal , tapi sudahlah aku tidak peduli dengan pikiran dan hati mereka. Aku tidak ingin menilai / menyebut mereka dengan kata-kata yang tidak baik karena aku mungkin tidak memahami siapa mereka sesungguhnya. Setiap kali seseorang atau mereka mengatakan Tuhan itu tidak perlu dibela, agama tidak perlu dibela atau Tuhan ko dibela ( saya tidak tahu apakah itu keluar dari hati nuraninya atau hanya sekedar ikut-ikutan pendapat orang lain ).
Aku hanya bisa merasakan sakit hati yang teramat dalam , hanya bisa merasakan sakit, sekali lagi hanya bisa merasakan sakit yang tak terperi tanpa bisa berucap disertai lelehan airmata yang terus mengalir tanpa bisa kuhentikan. Aku menyadari jika aku tidak dapat menguasai diri sendiri sekalipun untuk menghentikan air mataku sendiri karena aku bukan pemilik sejati tubuhku tetapi ada pemilik sejati dari setiap yang aku punya yaitu Allaah SWT ( Tuhan yang begitu aku sayangi dan cintai ). Aku hanya bisa menangis tanpa bisa melakukan apa-apa ketika Engkau dan segala sesuatu yang berhubungan dengan-MU dilecehkan karena aku bukan siapa-siapa. Aku hanya hamba-Mu yang merasa tersakiti jika Engkau dihina, dimaki ,dilecehkan sekalipun Engkau Tak Tergoyahkan Oleh Apapun.
Kembali ke Hakikat Cinta yang hakiki. Aku selalu tertegun dan berpikir jika ada muslim yang mengatakan Allaah tidak perlu dibela, Tuhan tidak perlu dibela ( saya tidak tahu perasaanya saat mengatakan kalimat seperti itu apakah dengan rasa bangga, merasa hebat karena mengganggap pernyataannya benar ). Aku hanya merasa heran bahwa ada muslim yang merasa baik-baik saja , enjoy -enjoy saja sedangkan dia tahu Tuhan yang dia puja, dia sayang , dia sembah setiap saat , nama-Nya selalu disebut setiap waktu, tetapi tak kala Tuhan itu dihina , direndahkan , dibulli dll , tetapi tidak merasa sakit sedikitpun, aneh saja katanya cinta tetapi merasa baik-baik saja takkala terjadi sesuatu pada yang katanya dicintainya . Lalu rasa Cinta itu dimana ?
Oke , Dia memang tak tersentuh oleh apapun, Dia tak kan terpengaruh oleh apapun, karena Dia Maha Segala Sesuatu tetapi apakah itu berarti bahwa kita sebagai hamba yang katanya mencintai-Nya, menyanyagi-Nya dapat membiarkan begitu saja jika ada seseorang menghina , melecehkan , membulli kepada yang kita cintai atau kita tidak merasakan sakit sedikitpun oleh tindakan tersebut bahkan dengan tenang mengatakan baik-baik saja. Ko bisa ya ? sesuatu yang dia cintai, disakiti oleh orang lain tetapi dia tidak merasakan sakit sedikitpun . Lalu dimana perasaan cinta itu?
Sekalipun DIA tidak membutuhkan pembelaan dari kita karena kita adalah hamba_Nya yang lemah , apakah tidak ada rasa / keinginan untuk menunjukkan kecintaan kita pada_Nya kepada dunia , terlebih pada mereka yang sudah menghina dan melecehkan Tuhan yang kita puja dan sembah.
Bagi saya pribadi kalimat TUHAN TIDAK PERLU DIBELA terkait dengan penghinaan , pelecahan dll , adalah hal yang sangat memprihatinkan dan menimbulkan tanda tanya yang besar , TUHAN MEMANG TIDAK PERLU DIBELA tapi apakah benar bahwa dia tidak merasa sakit sedikitpun karena hal tersebut ? Membela yang saya maksud disini bukan berarti dengan tindakan yang arogan atau melanggar hukum tentunya. Apakah karena Dia ( Tuhan ) tidak perlu dibela ? lalu dimana rasa cinta kepada Tuhannya ? Apakah bisa saya katakan jika mereka yang beranggapan demikian hanya menjalankan segala perintah dan larangan_Nya tanpa rasa cinta ? dan hanya atau menjalankan kewajiban /ibadah sebagai bentuk tanggung jawabnya saja sebagai manusia tanpa ada rasa cinta kepada Tuhan_Nya ? Maaf jika saya salah menilai , saya hanya coba memahami hati dan pikiran mereka yang beranggapan bahwa Tuhan tidak perlu dibela , karena saya sangat sulit untuk tidak membela sesuatu yang saya sangat cintai.
TUHAN memang tidak perlu dibela karena DIA TIDAK AKAN TERGOYAHKAN OLEH APAPUN tetapi SAYA MEMBELANYA KARENA KECINTAAN SAYA PADANYA BUKAN KARENA TUHAN ITU LEMAH . Menurutku ini perlu dipahami bahwa seseorang yang membela Tuhan_nya bukan karena Tuhan itu butuh pembelaan tetapi karena ingin menunjukkan pada dunia bahwa dia / mereka sangat mencintai TuhanNya. Termasuk saya membela Tuhan bukan karena Tuhan itu perlu dibela atau membutuhkan pembelaan saya tetapi karena rasa CINTA.
Jadi jangan nyinyir ,membulli atau bahkan menghina mereka yang selalu berteriak lantang membela Tuhan_Nya, Agama_NYa, Nabi-Nya karena itu timbul dari KECINTAANNYA pada Tuhan, Agama dan Nabi mereka yang memang tumbuh dari hati nurani mereka sendiri , yang tidak mampu meredam rasa cinta yang berkobar dan menyala dalam hati mereka, karena sejatinya mereka tidak mampu menguasai diri mereka sendiri termasuk mengelola perasaan cinta kepada TuhanNya yang sudah Tuhan semaikan dihati mereka.
Aku hanya bisa merasakan sakit hati yang teramat dalam , hanya bisa merasakan sakit, sekali lagi hanya bisa merasakan sakit yang tak terperi tanpa bisa berucap disertai lelehan airmata yang terus mengalir tanpa bisa kuhentikan. Aku menyadari jika aku tidak dapat menguasai diri sendiri sekalipun untuk menghentikan air mataku sendiri karena aku bukan pemilik sejati tubuhku tetapi ada pemilik sejati dari setiap yang aku punya yaitu Allaah SWT ( Tuhan yang begitu aku sayangi dan cintai ). Aku hanya bisa menangis tanpa bisa melakukan apa-apa ketika Engkau dan segala sesuatu yang berhubungan dengan-MU dilecehkan karena aku bukan siapa-siapa. Aku hanya hamba-Mu yang merasa tersakiti jika Engkau dihina, dimaki ,dilecehkan sekalipun Engkau Tak Tergoyahkan Oleh Apapun.
Kembali ke Hakikat Cinta yang hakiki. Aku selalu tertegun dan berpikir jika ada muslim yang mengatakan Allaah tidak perlu dibela, Tuhan tidak perlu dibela ( saya tidak tahu perasaanya saat mengatakan kalimat seperti itu apakah dengan rasa bangga, merasa hebat karena mengganggap pernyataannya benar ). Aku hanya merasa heran bahwa ada muslim yang merasa baik-baik saja , enjoy -enjoy saja sedangkan dia tahu Tuhan yang dia puja, dia sayang , dia sembah setiap saat , nama-Nya selalu disebut setiap waktu, tetapi tak kala Tuhan itu dihina , direndahkan , dibulli dll , tetapi tidak merasa sakit sedikitpun, aneh saja katanya cinta tetapi merasa baik-baik saja takkala terjadi sesuatu pada yang katanya dicintainya . Lalu rasa Cinta itu dimana ?
Oke , Dia memang tak tersentuh oleh apapun, Dia tak kan terpengaruh oleh apapun, karena Dia Maha Segala Sesuatu tetapi apakah itu berarti bahwa kita sebagai hamba yang katanya mencintai-Nya, menyanyagi-Nya dapat membiarkan begitu saja jika ada seseorang menghina , melecehkan , membulli kepada yang kita cintai atau kita tidak merasakan sakit sedikitpun oleh tindakan tersebut bahkan dengan tenang mengatakan baik-baik saja. Ko bisa ya ? sesuatu yang dia cintai, disakiti oleh orang lain tetapi dia tidak merasakan sakit sedikitpun . Lalu dimana perasaan cinta itu?
Sekalipun DIA tidak membutuhkan pembelaan dari kita karena kita adalah hamba_Nya yang lemah , apakah tidak ada rasa / keinginan untuk menunjukkan kecintaan kita pada_Nya kepada dunia , terlebih pada mereka yang sudah menghina dan melecehkan Tuhan yang kita puja dan sembah.
Bagi saya pribadi kalimat TUHAN TIDAK PERLU DIBELA terkait dengan penghinaan , pelecahan dll , adalah hal yang sangat memprihatinkan dan menimbulkan tanda tanya yang besar , TUHAN MEMANG TIDAK PERLU DIBELA tapi apakah benar bahwa dia tidak merasa sakit sedikitpun karena hal tersebut ? Membela yang saya maksud disini bukan berarti dengan tindakan yang arogan atau melanggar hukum tentunya. Apakah karena Dia ( Tuhan ) tidak perlu dibela ? lalu dimana rasa cinta kepada Tuhannya ? Apakah bisa saya katakan jika mereka yang beranggapan demikian hanya menjalankan segala perintah dan larangan_Nya tanpa rasa cinta ? dan hanya atau menjalankan kewajiban /ibadah sebagai bentuk tanggung jawabnya saja sebagai manusia tanpa ada rasa cinta kepada Tuhan_Nya ? Maaf jika saya salah menilai , saya hanya coba memahami hati dan pikiran mereka yang beranggapan bahwa Tuhan tidak perlu dibela , karena saya sangat sulit untuk tidak membela sesuatu yang saya sangat cintai.
TUHAN memang tidak perlu dibela karena DIA TIDAK AKAN TERGOYAHKAN OLEH APAPUN tetapi SAYA MEMBELANYA KARENA KECINTAAN SAYA PADANYA BUKAN KARENA TUHAN ITU LEMAH . Menurutku ini perlu dipahami bahwa seseorang yang membela Tuhan_nya bukan karena Tuhan itu butuh pembelaan tetapi karena ingin menunjukkan pada dunia bahwa dia / mereka sangat mencintai TuhanNya. Termasuk saya membela Tuhan bukan karena Tuhan itu perlu dibela atau membutuhkan pembelaan saya tetapi karena rasa CINTA.
Jadi jangan nyinyir ,membulli atau bahkan menghina mereka yang selalu berteriak lantang membela Tuhan_Nya, Agama_NYa, Nabi-Nya karena itu timbul dari KECINTAANNYA pada Tuhan, Agama dan Nabi mereka yang memang tumbuh dari hati nurani mereka sendiri , yang tidak mampu meredam rasa cinta yang berkobar dan menyala dalam hati mereka, karena sejatinya mereka tidak mampu menguasai diri mereka sendiri termasuk mengelola perasaan cinta kepada TuhanNya yang sudah Tuhan semaikan dihati mereka.
Euforia Istilah " Zaman Now "
Entah saya yang kurang humor atau karena sifat saya
yang tidak begitu suka dengan sesuatu yang kurang pada tempatnya. Hingga sekarang saya belum bisa
menerima istilah “ Zaman now “ yang
begitu populer diucapkan oleh banyak kalangan pada saat ini. Bagi
saya ini sesuatu yang kurang tepat menurut
tatanan bahasa ( maaf saya bukan ahli
bahasa ) maksud saya jika ingin mengucapkan kalimat bahasa Indonesia ya katakan saja Zaman sekarang , jangan maaf
mencampuradukan bahasa Indonesia ( Zaman )
dengan bahasa Inggris ( now ).
Atau lebih baik memakai istilah “
Kekinian “.
Kalau untuk dunia hiburan mungkin masih
bisa diterima dengan alasan kreatifitas bahasa mungkin, tetapi jika digunakan
untuk sesuatu yang bersifat resmi misalnya dalam acara sambutan pidato upacara atau hari besar tertentu saya kira
ini tidak baik. Karena dari beberapa sambutan yang pernah saya dengar istilah “
Zaman now “ sudah mulai digunakan tanpa risih seolah-olah frase tersebut sudah baku
sementara kita tahu bahwa istilah zaman
now belum masuk dalam daftar KBBI ( kamus Besar Bahasa Indonesia ).
Menurut saya tidakkah ini merusak tata
bahasa Indonesia itu sendiri ? jika hal ini dibiarkan atau dianggap tidak
masalah , tidak mustahil kedepan orang akan semakin banyak menggunakan istilah-istilah
lain yang muncul yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia sekalipun
untuk acara yang resmi . Mungkin orang akan seenaknya saja menggabungkan kata
demi kata yang penting terkesan unik untuk tujuan mencari sensasi atau
popularitas sehingga akan sulit dikendalikan pada akhirnya.
Dan yang lebih mengkawatirkan lagi orang-orang akan cenderung mencari sesuatu
yang bersifat tidak lazim/biasa atau
nyeleneh demi meraih kepopuleran / menjadi terkenal ( trending dan viral ) untuk bidang apa saja
tak terkecuali bahasa. Pada gilirannya nanti bahasa Indonesia akan kehilangan
keanggunannya ( hehehe kok kaya manusia
ya ) ibarat hutan sudah tidak virgin lagi /kehilangan keasriannya karena terkontaminasi sampah-sampah / coretan-coretan dari orang-orang yang
datang dan merusaknya.
Called Kafir ( Unbeliever ) ? Why Should Angry ?
Sebenarnya
apa yang akan saya tulis ini bukan hal yang baru yaitu istilah “ Kafir “. Kata kafir berasal dari bahasa Arab
artinya tidak percaya atau kebalikan
dari percaya . Karena pengertian kafir
itu luas maka saya batasi saja arti Kafir
terkait dengan keimanan seseorang yaitu Orang yang tidak percaya kepada Allaah SWT dan RasulNya atau dengan istilah lain
seseorang yang tidak mengakui Allaah SWT sebagai satu-satunya Tuhan di dunia ini.
Saya kira pengertian kafir yang saya maksud ini sudah cukup umum dan diketahui
banyak orang termasuk non muslim.
Adapun kafir
dalam Agama Islam digolongkan sebagai berikut :
1. Al Muharibin / kafir Harbi yaitu orang
kafir yang menganggu dan mengacau keselamatan Islam sehingga wajib
diperangi
2. Al – Mu’ahad yaitu orang kafir yang telah mengadakan
perjanjian dengan umat Islam bahwa mereka tidak akan menyerang atau bermusuhan
dengan umat Islam selama perjanjian masih berlaku
3. Adz- Dzimmah yaitu orang kafir yang tunduk kepada pemerintahan
Islam dengan kewajiban membayar pajak bagi yang mampu
4. Al- Musta’man yaitu orang kafir yang
mendapat jaminan perlindungan keamanan dari kaum Muslimin atau sebagaian kaum
Muslimin. Tetapi saya kira di Indonesia meskipun mayoritas penduduknya beragama muslim , semua warga negaranya memperoleh perlakuan yang sama. Siapapun orangnya apabila berbuat salah / melanggar peraturan yang ada tetap di proses hukum tidak peduli agama, suku dll.
Kembali lagi ke istilah
Kafir . Saya sering merasa heran dengan mereka khususnya non muslim. Mengapa
harus marah ketika ada muslim yang menyebut
mereka dengan istilah kafir !
Bukankah mereka tidak mengakui keberadaan Allaah SWT ? bukankah mereka
mengingkari bahwa Allaah SWT sebagai satu-satunya Tuhan alam semesta ini ? Lalu apa yang membuat mereka meradang dengan sebutan kafir yang ditunjukkan
kepadanya ? mestinya sebutan itu tidak berarti bagi mereka , seperti
halnya ketika saya dikatakan calon
penghuni neraka karena tidak percaya pada Yesus, atau Tuhan yang lainnya. Atau
disebut domba yang tersesat atau istilah lain yang kurang lebih bermakna sama .
Saya tidak akan peduli
dengan sebutan apapun yang terkait dengan ketidakpercayaan saya terhadap Tuhan mereka karena saya memang hanya percaya
dan mengakui bahwa Allaah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang saya sembah dan
yang saya akui keberadaannya di dunia
ini. Saya tidak merasa sakit hati , marah, benci dll apabila ada seseorang yang
mengatakan bahwa saya ingkar terhadap Tuhan mereka ( seperti istilah
kafir dalam agama Islam , saya tidak tahu adakah istilah untuk kami yang
tidak mengakui Tuhan mereka ).
Saya kira muslim punya adab sopan santun atau etika dalam
bergaul . Mereka tidak mudah atau suka menyebut seseorang / temannya yang non muslim dengan
istilah kafir . Kebanyakan ketika kami khususnya saya ketika harus menyebutkan teman / seseorang yang non muslim saya sebutkan
dia Kristen, Hindu , Budha dll.
Istilah kafir disampaikan kepada non muslim ketika muslim biasanya dalam
keadaan marah , tersinggung, sakit hati, meradang dll atas perbuatan mereka
yang tidak menyenangkan atau dimungkinkan telah menodai ,menyakiti atau menyinggung
perasaan kaum Muslimin.
Muslim sesungguhnya sangat
menghormati privasi seseorang termasuk
keimanan seseorang karena menyadari bahwa dosa seseorang akan ditanggung
sendiri oleh orang tersebut atau dengan kata lain segala amal perbuatan dan sepak
terjang seseorang akan dibalas dan
dimintai pertanggungjawabannya
dihadapan Allaah SWT kelak di akhirat .
Jadi saya kira muslim sangat berhati-hati dalam bertindak termasuk dalam hal
ini menyebut non muslim dengan istilah kafir. Kebanyakan dari kami lebih suka
menyebut nama agama mereka daripada istilah tersebut sekalipun tahu bahwa antara
istilah kafir dan agama selain Islam bagi muslim sama saja hakekatnya
yaitu tidak mengakui Allaah SWT sebagai Tuhan seluruh alam.
Jadi yang ingin saya tegaskan disini kepada anda ( non Muslim ) mengapa harus marah ketika
anda disebut kafir ? mestinya istilah itu tidak berarti bagi anda jika anda memang tidak mengakui Allaah SWT sebagai
satu-satunya Tuhan didunia ini.
The Main Point : God is Different From Creatures
Berbicara tentang Mahluk ciptaan Allaah SWT sesungguhnya kita tidak
akan pernah
mampu menghitungnya atau mengetahui secara pasti berapa macam jenisnya apalagi
jumlahnya.
Allaah SWT berfirman yang artinya :
“ Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi
pena dan laut (menjadi tinta),
ditambahkan kepadanya tujuh
laut ( lagi ) sesudah ( keringnya ), niscaya tidak akan
habis-habisnya ( dituliskan )
kalimat Allaah. Sesungguhnya Allaah Maha Perkasa lagi
Maha Bijaksana “ ( Qs. Lukman
: 27 ).
Namun dari sekian banyak ciri-cirinya mahluk hidup
mungkin dapat saya simpulkan sebagai berikut :
1.Setiap
mahluk hidup selalu berkembang biak ,
bahwa dalam diri mahluk tersebut secara
naluri ingin mempunyai keturunan
2. Setiap
mahluk hidup mengalami fasa –fase kehidupan seperti kelahiran sampai kematian
3. Setiap
mahluk hidup mengalami masa –masa pertumbuhan :
a. Bayi /kecil – muda – tua –mati : Manusia
b. Embrio - Tunas – Produksi – Penuaan ( tidak
produktif ) : Tumbuhan
c. Masing-masing Hewan berbeda dalam fase perkembangannya.
4. Setiap mahluk hidup membutuhkan makan , minum dan istirahat untuk kelangsungan hidupnya .
5. Setiap mahluk hidup diciptakan mempunyai kelamin / berpasang-pasangan :
a. Untuk manusia ada Laki-laki dan Perempuan
b. Untuk hewan ada Jantan dan Betina
c. Untuk Tumbuhan ada Benangsari dan Kepala
Putik
6. Memiliki kesamaan antara mahluk hidup yang satu dengan
yang lainnya ( pada manusia, binatang dan tumbuhan )
Contohnya :
a. Memiliki perasaan : Sedih, Gembira, Cemburu, Marah , Cinta,
Kasih Sayang dll
b. Dari segi fisik dengan bertambahnya umur terjadi perubahan fisik
seperti tumbuhnya rambut (pada manusia /
hewan semakin tua semakin lebat , kulit semakin keras dll ,pada tumbuhan bertambah lebat / kuatnya akar , daun dll )
7. Semua mahluk
yang pernah hidup akan mengalami kematian / kepunahan.
8. Memiliki silsilah / garis keturunan.
8. Memiliki silsilah / garis keturunan.
Dari beberapa
sifat atau karakter tersebut yang terdapat pada seluruh mahluk hidup
tidak dimiliki
oleh Allaah sebagai Dzat yang telah menciptakan mahluk-mahluk tersebut.
Hal ini
sekaligus membuktikan dan menunjukan bahwa Tuhan
memang berbeda
dengan mahluk ciptaanNya .
Terkait dengan
perihal yang saya tulis ini , Allaah SWT berfirman yang
artinya :
“ Allaah tiada mengantuk , juga tidak tidur “ (
Qs. Al –Baqarah : 255 )
" Dia tiada melahirkan dan tidak pula dilahirkan " ( Qs. Al-Ikhlas : 3 )
“Tiap-tiap sesuatu pasti binasa,
kecuali Allah,” (QS. Al-Qashash: 88).
“Kami telah menentukan kematian di
antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak
akan dapat dikalahkan,” (QS.
Al-Waqi’ah:60)
“Maka jika datang
waktu kematian mereka, tidak bisa mereka tunda dan dan
mendahulukannya
sedetikpun,” [QS. An-Nahl: 61].
“Setiap jiwa pasti akan merasakan
mati,” (QS. Ali Imran: 185).
“ Dialah Allaah
yang menciptakan kematian dan kehidupan, untuk menguji siapa diantara
kalian yang
terbaik amalnya”. [QS. Al-Mulk:2]
KEPADA-MU ( Yang Telah Membuatku Jatuh Cinta Untuk Kesekian Kali )
cinta
yang tak pernah menyakiti
cinta yang tak
pernah disesali
cinta
yang tak pernah mati
cinta
yang tidak menimbulkan dendam
cinta
tanpa benci
cinta
tanpa cemburu
cinta
tanpa hasrat
cinta
tanpa asmara
cinta
tanpa syarat
cinta
tanpa prasangka
cinta
tanpa tendensi
cinta tak
membuat luka
cinta tak
membuat kecewa
cinta tak
membuat frustasi
cinta
tanpa biaya
cinta
tanpa galau
cinta
tanpa " nek "
cinta
yang tulus
cinta
yang ikhlas
cinta
yang murni
cinta
yang natural
CINTA
yang sebenar-benarnya CINTA
hanya
menumbuhkan " kerinduan " dan ' ketenangan "
oh,,,,,,ternyata
banyak sekali rasa cinta yang kupunya jika itu tentang-MU
( Allaah , My love )
you don't need to be Muslim to stand up for Gaza , you just need to be Human !
KEMERDEKAAN ADALAH HAK SEGALA BANGSA OLEH KARENA ITU PENJAJAHAN DIATAS DUNIA HARUS DIHAPUSKAN !!!!!!!
Kabar apakah yang sampai padamu tentang Palestina?
Apakah sampai padamu berita tentang rumah-rumah yang dihancurkan tanah-tanah meratap berpindah tuan, bahkan manusia yang dibuldozer?
Apakah sampai padamu berita tentang air mata yang tumpah dan menjelma minuman sehari-hari tentang jadwal makan yang hanya sehari sekali atau listrik yang menyala cuma empat jam sehari?
Apakah sampai padamu berita tentang kanak-kanak yang tak lagi berbapak, tentang ibu mereka yang diperkosa atau diseret ke penjara?
Para balita yang menggenggam batu dengan dua tangan mungil mereka menghadang tentara zionis Israel, lalu tangan kaki mereka disayat dan dibuntungi
Apakah sampai padamu berita tentang masjidil Aqsha di halamannya menggenang darah dan tubuh-tubuh yang terbongkar
Peluru yang berhamburan di udara menyanyikan lagu kematian menyayat nadi kekejaman yang melebihi fiksi dan semua film yang pernah kau tonton di bioskop dan televisi
Kebiadaban yang mahanazi
Tapi orang-orang di negeriku masih saja mengernyitkan kening;
“Palestina? Untuk apa memikirkan Palestina? Persoalan di negeri sendiri menjulang!”
Mereka bersungut-sungut tak suka
Membatu,
tak jarang terpengaruh menuduh pejuang kemerdekaan Palestina yang membela tanah air mereka sendiri sebagai teroris!
Duhai, maka kukatakan pada mereka: Tanpa abai pada semua persoalan di negeri ini
Atas nama kemanusiaan: menyala-lah!
Kita tak bisa hanya diam menyaksi pagelaran mahanazi, sambil mengunyah menu empat sehat lima sempurna dan bercanda di ruang keluarga
kita tak bisa sekadar menampung pembantaian-pembantain itu dalam batin atau purapura tak peduli
Seorang teman Turki berkata:
“mereka yang membatasi ruang kemanusiaan dengan batas-batas negara, sesungguhnya belum mengerti makna kemanusiaan
Hai Amr Moussa tanyakan pada Liga Arab belum tibakah masanya bagi kalian bersatu, membuka hati, berani berhenti mengamini nafsu Amerika yang seharusnya kita taruh di bawah sepatu?
apakah Perserikatan Bangsa-Bangsa itu nyata? Sebab tak pernah kami dengar PBB mengutuk dan memberi sanksi pada mahanazi teroris zionis Israel yang pongah melucuti kemanusiaan dan keberadaban dari wajah dan hati dunia
apakah Perserikatan Bangsa-Bangsa itu nyata? Sebab tak pernah kami dengar PBB mengutuk dan memberi sanksi pada mahanazi teroris zionis Israel yang pongah melucuti kemanusiaan dan keberadaban dari wajah dan hati dunia
Apakah kalian, apakah kita tak malu,
Karena sesungguhnya kita bisa melakukan sesuatu: menyebarkan tragedi keji ini pada hati-hati yang bersih, memberi meski sedikit apa yang kita punya dan mendoakan Palestina
Apakah sampai padamu, berita tentang mahanazi itu?
Tentang Palestina yang bersemayam kokoh di hati mereka yang diberi kurnia?
Seperti cinta yang tak bisa kau hapus dari penglihatan dan ingatan, airmata, darah, dan denyut nadi manusia
Lawan Mahanazi!
(Helvy Tiana Rosa)
Life in the Grave, how your situation ?
Jika banyak orang mengatakan hidup adalah misteri ,
mungkin sebagian ada benarnya karena memang kita tidak pernah bisa
memprediksi apa yang akan terjadi beberapa
menit kemudian bahkan dalam hitungan detik kedepan. Tidak satu orangpun yang dapat menjamin kehidupan dimasa depan sekalipun mereka Milyuner,
Ilmuwan ,Pakar di bidang apa saja dll terutama mengenai usia yang dimilikinya.
Tetapi jika saya katakan hidup itu bukan hanya misteri tetapi juga riil, saya kira
juga tidak salah karena hidup itu bukan angan-angan tetapi perbuatan atau nyata
dilakukan seperti halnya kita pernah hidup di dalam rahim atau kandungan ibu
kita meskipun kita lupa bagaimana keadaan / situasi sewaktu kita hidup di
dalamnya. Tetapi itu benar-benar nyata bahwa
setiap manusia pernah tinggal disana kecuali nabi Adam dan ibu Hawa .
Dari sini sesungguhnya Allaah secara tidak langsung memberitahu kita bahwa betapa lemahnya diri
kita , betapa tak berdaya mahluk yang berstatus manusia itu karena sekedar
untuk mengingat kehidupan di dalam rahim yang pernah kita tempati saja tidak mampu
sekalipun itu Ilmuwan atau orang terhebat sekalipun , tidak akan pernah mampu
mengingatnya ! Padahal di dalam Al Qur;an dan Hadis disebutkan peristiwa yang terjadi pada manusia ketika berada dalam kandungan. Masihkah kita sombong dengan mengingkari keberadaan Tuhan yang
telah menciptakan kehidupan ini atau tidak mempedulikan Firman-firmanNya ?
Mendasari kenyataan bahwa kita tidak pernah mampu mengingat sama sekali dua kehidupan
yang pernah kita lalui sebelumnya yaitu kehidupan
sebelum di dalam rahim dan kehidupan
sewaktu di dalam rahim / kandungan . Mungkinkah kitapun akan lupa
dengan kehidupan kita di dunia pada saat kita berada di alam
kubur ? bagaimana situasinya apakah
gelap gulita atau terang benderang saat kita hidup disana kelak ? ach....jika
listrik mati saja membuatku terasa begitu
mencekam , apalagi di dalam kubur ! Mungkin cara yang paling bijaksana untuk menghadapinya adalah dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum kita sampai kesana . Ya
Allaah,,,kasihanilah kami ,aamiin.
Be careful ! Soybean Tempeh can cause high blood pressure !
Ketika aku sedang asyik
menyelesaikan pekerjaanku . Aku mendengar
Nasrul berkata kepada Riana.
“ Rin ,
kamu hati-hati lho jangan kebanyakan makan tempe ( makanan olahan dari kedelai
) nanti bisa darah tinggi “ katanya.
“ Masa sih bukankah kedelai itu baik ? “ Jawab
Riana dengan nada yang tidak pecaya .
“ Iya tapi kalau terlalu
sering mengkonsumsi itu bisa membuat darah tinggi lho ! “ Jawabnya serius .
“ kata siapa ? kalau daging kambing aku percaya “ Sanggahnya lagi.
“ Lha tetanggaku mas yanto,
setiap hari dikasih makanan tempe sama istrinya. Hampir setiap jam makan selalu
ada hidangan tempe di mejanya.” Lanjut Nasrul.
“ Terus ,.......” Riana menanti kelanjutan ceritanya Nasrul.
“ Pada suatu hari sepulang dari tempat kerja,
mas Yanto mungkin karena lapar langsung menuju ke meja makan dan membuka tudung
sajinya , tak lama kemudian ia berkata kepada istrinya “ Mah.......!! tempe
lagi ! tempe lagi ! Tidak pagi tidak sore ! apa tidak ada makanan lain selain
tempe ? “ tanyanya dengan nada tinggi ( marah ) sambil menggebrak meja.”
Mendengar itu Riana langsung
ngakak , rupanya dia memahami gurauan yang disampaikan oleh Nasrul “ halah,
bohong! “ katanya sambil masih tertawa.
Nasrulpun tertawa lantas melanjutkan “ makanya Rin, kamu kalau menghidangkan
makanan yang bervariasi, jangan kaya istrinya mas Yanto tiap hari di suruh
konsumsi tempe terus ya bosan, jadinya darah tinggi deh.”
Mendengar percakapan mereka, akupun ikut tersenyum “ gurauan hari ini “ catat !
hahaha.
The Mistery Of Dream !
Salah satu hal yang sangat ingin aku ketahui adalah tentang
mimpi . Apakah sebenarnya yang terjadi dengan kita pada saat kita bermimpi ? Bagiku itu hal yang sangat misterius ,
seperti halnya ruh atau nyawa.
Dalam hadis Rasulullah Saw bersabda “ Siapa saja yang
melihatku dalam mimpi , maka ia benar telah melihatku karena setan tidak
mungkin menyerupaiku “ ( HR. Muslim ).
Bila merujuk pada hadis tersebut maka ruh kita dapat
dikatakan punya kesempatan atau peluang untuk bertemu dengan Rasulullah dan bisa
juga dipahami bahwa kemungkinan untuk bertemu dengan setan juga dapat.
Maka dari hadis itu pula aku berpikir bahwa apakah pada saat tidur ruh kita melayang atau menggembara kemana-mana ? Apakah jika kita bermimpi bertemu dengan seseorang , apakah ruh kita benar-benar bertemu dengan ruh orang tersebut ?
Apakah pertemuan yang sebenarnya antar ruh itu hanya berlaku khusus untuk
Rasulullah Saw saja ? sedangankan untuk manusia yang lain tidak bisa ( belum
tentu bertemu dengan sesungguhnya ) .
Karena pada suatu ketika temanku bermimpi bertemu
denganku , kemudian dia bercerita dan bertanya apakah aku juga bermimpi ketemu
dia pada saat yang sama ?
Dan ternyata pada saat itu aku tidak bermimpi ,
apalagi bertemu dengannya :D. Maka aku
menyimpulkan bahwa ketika kita mimpi bertemu dengan seseorang tidak berarti
orang tersebut juga memiliki mimpi yang sama dengan kita.
Pada suatu ketika aku bermimpi melihat kehidupan / pemandangan
sesuatu yang sangat asing , diluar atau
jauh dari pemikiranku. Disaat lain aku bermimpi tentang sesuatu yang jika aku
hubungkan ternyata terkait dengan kondisi tubuhku sendiri misalnya kehausan ,
lapar dan ketika terbangun memang aku dalam keadaan haus / lapar :D ataupun terpengaruh oleh suara dari luar /
sekitar.
Misalnya mimpi melihat orang sedang adzan , kemudian terbangun dan
ternyata memang di masjid saat itu sedang berkumandang
adzan.
Hm...lalu , apa
sebenarnya yang terjadi dengan kita disaat mimpi ya ?
Aku coba cari refensi tentang mimpi , tapi menurutku
tidak banyak membantu untuk dapat menjawab pertanyaanku.
Jika aku merujuk dalam Al Qur’an dimana dalam surat Yusuf
ayat 4 – 6 , dalam surat tersebut
disebutkan :
“ ( ingatlah )
ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, “ wahai ayahku ! Sungguh aku melihat
sebelas bintang , matahari dan bulan ; kulihat semua sujud kepadaku .”
“ Dia ( ayahnya ) berkata “ Wahai anakku ! janganlah
engkau ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu, mereka akan membuat tipu
daya ( untuk membinasakan ) mu . Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagi
manusia “.
“ Dan demikianlah, Tuhanmu telah memilih engkau ( untuk
menjadi nabi ) dan mengajarakan kepadamu sebagian dari takwil mimpi dan
menyempurnakan ( nikmatNya) kepadamu dan keluarga Yakub, sebagaimana Dia telah
menyempurnakan nikmatNya kepada kedua orang kakekmu sebelum itu, ( yaitu )
Ibrahim dan Ishak. Sungguh Tuhanmu Maha Mengetahui, Maha Bijaksana “.
Didalam Surat Yusuf , Allaah berfirman bagimana Allaah telah memberi
kemampuan kepada Nabi Yusuf untuk mengartikan arti mimpi diantaranya mimpi dari
Al Aziz, seorang pembesar dari Mesir. Maka dari surat Yusuf dapat disimpulkan
bahwa mimpi juga termasuk salah satu petunjuk dari Allaah kepada hambaNya dalam hal ini bagi nabi Yusuf , bagi
orang yang dipenjara bersama nabi yusuf dan bagi Al Aziz ( pembesar / raja Mesir
).
Adapun hadis Rasulullah tentang mimpi diantaranya yaitu :
“ Mimpi itu ada tiga macam : Bisikan hati, ditakuti setan
dan kabar gembira dari Allaah “ ( HR.
Bukhari dan Muslim ).
Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah Saw bersabda " Jikalau zaman sudah dekat, yakni dekat dengan datangnya hari kiamat, maka impian seorang mukmin hampir tidak dusta dan impian seorang mukmin itu adalah sebagian dari empat puluh enam bagian dari kenubuwatan ". ( Mutaffaq 'alaih ).
Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah Saw bersabda " Jikalau zaman sudah dekat, yakni dekat dengan datangnya hari kiamat, maka impian seorang mukmin hampir tidak dusta dan impian seorang mukmin itu adalah sebagian dari empat puluh enam bagian dari kenubuwatan ". ( Mutaffaq 'alaih ).
“ mimpi buruk berasal dari setan, maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk , hendaklah meminta perlindungan kepada Allaah karenanya ‘ ( HR. Bukhari ).
Dari Jabir ra, ada seorang arab badui datang menemui
Rasulullah, kemudian bertanya “ Ya Rasulullah , aku bermimpi kepalaku dipenggal
lalu menggelinding kemudian aku berlari kencang mengejarnya. Nabi Saw bersabda
kepada orang tersebut “ jangan kamu ceritakan
kepada orang lain ulah setan yang mempermainkan dirimu di alam mimpi “.
( HR. Muslim ).
“ Apabila salah seorang diantara kalian bermimpi yang tidak disenanginya maka
hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allaah dari
gangguan syetan tiga kali “ ( HR. Muslim
).
Merujuk dari hadis Rasulullah Saw maka apakah kemungkinkan
ruh kita dapat bertemu dengan setan di alam mimpi seperti yang saya sampaikan
diawal ? tapi bagaimana prosesnya ?
Jika aku simpulkan mungkin mimpi ini dapat berarti :
1. Petunjuk
dari Allaah Swt. ( Al Qur’an dan Hadis )
2. Karena
perbuatan setan ( hadis ).
3. Akibat
dari keadaan atau kondisi seseorang. ( psikis dan jasmaninya ).
4. Akibat
suasana lingkungan seseorang tersebut .
Tapi apa sebenarnya yang
terjadi dengan kita pada saat mimpi belum bisa dijelaskan dengan teori
manusia saat ini ( menurutku ) . Bagiku mimpi itu Tetaplah Misteri dan
merupakan salah satu bukti Kekuasaan Allaah .
Langganan:
Komentar (Atom)
Entri yang Diunggulkan
My writing Is My expression ...
Menulis adalah salah satu kegiatan yang aku sukai sejak dulu bahkan sejak aku masih duduk di bangku SMP . Pada waktu itu menulis puisi a...
-
Saya hanya ingin menyampaikan uneg-unegku terkait postingan yang saya tulis ini. Mungkin juga diantara sekian banyak muslim ada yang memi...
-
Sudahkah anda mengenali diri anda sendiri ? Mengenali diri sendiri saya kira itu penting agar dapat mencari kegiatan atau pekerjaan yang s...
-
Setiap kali saya teringat akan Alam Kubur atau Alam barzakh , mulut terasa tercekat, leher seperti tercekik sementara air mata meleleh ta...
-
Hidup adalah proses pembelajaran sepanjang masa. Selama jantung kita masih berdegup selama itu pula pembelajaran akan terus berlangsung. Su...
-
Allaah Swt berfirman “ Dan ( ini ) sesungguhnya Al Qur’an yang sangat mulia, dalam kitab yang terpelihara ( lauh Mahfuz ), tidak ada yang m...
-
Sebelumnya saya minta maaf khususnya untuk kaum muslimin bila tulisan ini terkesan memprovokasi ataupun kontroversial jika salah itu semata...
-
Salah satu binatang yang saya cemburui adalah burung . Mengapa ? karena burung bisa terbang bebas kemana sa...
-
Abdullah bin Al Mubarak meriwayatkan dengan isnadnya dari seorang laki-laki , dimana laki-laki tersebut berkata kepada Mu’adzbin Jabal ra :...
-
Menulis adalah salah satu kegiatan yang aku sukai sejak dulu bahkan sejak aku masih duduk di bangku SMP . Pada waktu itu menulis puisi a...